Thungari-Sondakh Kian ‘Mesra’, Potret Sinergitas Eksekutif dan Legislatif Berjalan Baik
SANGIHE – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari tampak ‘mesra’ dengan Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ferdy Sondakh saat mengikuti agenda bersama penerimaan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Kepulauan Sangihe di kantor BPK Provinsi Sulut. Kamis, 19 Juni 2025.
Hubungan pimpinan dari kedua lembaga ini memang sudah terjalin lama sejak Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari masih menjadi anggota legislatif bersama Ferdy Sondakh selama periode 2019-2024. Keduanya bahkan memegang amanah dan jabatan sebagai Wakil Ketua 1 dan Wakil Ketua 2 di lembaga tersebut, sehingga hubungan keakraban keduanya bisa dikatakan terjalin sempurna.
Potret kemesraan dari dua pimpinan lembaga ini menjadi angin segar untuk jalannya sinergitas pemerintahan di daerah. Sebab saat pilkada tahun 2024, keduanya punya jalan berbeda. Michael Thungari maju sebagai Calon Bupati dari Partai Nasdem sementara Ferdy Sondakh merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Sangihe yang menjadi lawan saat pilkada.
Michael Thungari saat ini merupakan pimpinan eksekutif yang memiliki fungsi sebagai eksekutor segala kebijakan dalam pemerintahan, sementara Ferdy Sondakh sebagai legislatif yang memiliki fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan. Dengan potret kemesraan keduanya pada hari ini, publik pastinya memiliki pandangan yang positif terhadap dua tokoh politik ini.
Sjahrul Ponto, selaku pemerhati politik di daerah menanggapi potret kemesraan kedua tokoh politik ini sebagai wujud sinergitas. Sebab menurutnya, sudah bukan rahasia lagi bila kedua pimpinan ini memiliki hubungan yang spesial, karena keduanya selalu bersama, bahkan duduk berdampingan sebagai pimpinan sidang setiap pelaksanaan rapat di gedung DPR selama 5 tahun.
“Sudah tidak kaget dengan hubungan kebersamaan keduanya selama hampir 5 tahun di DPR, namun yang menjadi perhatian baru adalah ketika potret kemesraan kedua figur ini kembali hadir pasca perbedaan dukungan saat pilkada tahun 2024 kemarin. Sondakh yang seharusnya menjadi lawan politik saat itu, ternyata hari ini bisa tersenyum lebar bersama Thungari. Tapi itulah politik, semuanya dinamis; Yang terpenting adalah sinergitas kedua lembaga ini harus berjalan baik untuk kepentingan masyarakat,” tutur Ponto.
Potret kemesraan dari dua tokoh politik yang juga merupakan pimpinan dari masing-masing lembaga diharapkan memberikan dampak positif bagi keberlangsungan pemerintahan di daerah.***
