Mei 26, 2026

Rakor Teknis Kelitbangan Provinsi Malut, Sukses Terlaksana di Halmahera Utara

0
Asisten lll Setda Halut ,(Tengah), (Samping kirinya di foto) Direktur BRIN, (Samping Kirinya lagi) Kaban Balitbangda Halut, (Samping Kanan Asisten lll) Kaban Balitbangda Provinsi Malut, (Samping Kanannya Lagi) Kaban BSKDN Kemendagri. (foto:ecko)

HALMAHERA UTARA – Rapat Koordinasi Teknis Kelitbangan Provinsi Maluku Utara 2024, dengan tema “Memperkuat Sinergi Kelitbangan Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi Menuju Maluku Utara Yang lebih Inovatif, Dinamis, dan Berdaya Saing” Dilaksanakan. Rakor yang dihadiri seluruh perwakilan Balitbangda Kabupaten/Kota, Se Provinsi Maluku Utara, dilaksanakan di Kabupaten Halmahera Utara, pada Rabu (15/05/2024), di Aula Hotel Grend Land Tobelo.

Rapat yang didasari Strategi Kebijakan Dalam Negeri kerjasama Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri dalam mendukung Percepatan Pembangunan Daerah Maluku Utara.

Hadir dalam Rakor tersebut, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr. Drs. Yusharto Huntoyungo, M.Pd,. Mewakili Bupati Halmahera Utara, Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda, Samud Taha, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Maluku Utara  Ruslan Bian, SP., M.Si, Kaban Balitbangda Halmahera Utara E. J. Londingkene, M.T.P,.

Menjadi pemateri , Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Riset dan Inovasi Daerah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Dr. Oetami Dewi.

Dalam penyampaiannya Kaban Balitbangda Provinsi Malut, mengatakan, ” Sejak Tahun 2023, kami sudah merencanakan Rakor ini, intinya dalam rakor ini, kita menghadirkan pemeteri dari pusat Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Serta dari Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Kedua instansi ini memiliki tugas pokok tentang Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida). Terkait inovasi, Kedua lembaga ini cukup kuat. Masih banyak Kabupaten Kota belum menyempurnakan pengimputan berbagai Inovasi yang lain, juga terkait pembentukan Brida maupun Baperida. Kita menghadirkan narasumber dari pusat ini agar semuanya bisa terang benderang, sehingga bisa menaikan indeks inovasi di Daerah masing-masing-masing,” kata Kaban.

Ditambahkannya, “Dua fokus ini yang kita pertajam dalam rakor ini, agar Maluku Utara tidak ketinggalan dari segi indeks inovasi, kita tidak tau adanya keuntungan dari regulasi pembentukan Brida atau Baperida, jadi kita harus segera membentuk. Itulah tujuan dari Rakor ini. Salah Satu menaikan indikator kinerja Kepala Daerah adalah untuk bisa menaikan indeks inovasi Daerah,” pungkas Kaban Balitbangda Provinsi Maluku Utara.

Mewakili Bupati Halmahera Utara, Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda menyampaikan sambutan Bupati, ” Saya harap kegiatan ini dapat menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam memajukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi di Maluku Utara. Daerah ini memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan, dengan membangun ekosistem riset dan inovasi yang Kuat, bisa mengoptimalkan semuanya itu,” ucap Asisten lll.

Ekosistem riset dan inovasi yang kuat membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, baik pemerintah, akademisi, pelaku usaha, maupun masyarakat. Oleh karena itu, tema rapat koordinasi ini sangatlah tepat, yaitu “Memperkuat Sinergi Kelitbangan Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi Menuju Maluku Utara yang Lebih Inovatif, Dinamis dan Berdaya Saing”.
Ditambahkan Asisten lll, membacakan penyampaian Bupati, “Saya yakin bahwa dengan sinergi dan kerja sama yang kuat dari semua pihak, Maluku Utara dapat menjadi daerah yang inovatif, dinamis, dan berdaya saing. Marilah kita jadikan Rapat Koordinasi Teknis Kelitbangan ini sebagai momentum untuk memulai langkah baru dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang kuat di Maluku Utara,” tutup Asisten lll Setda Halut, saat membacakan Sambutan Penyampaian Bupati. (Oke)

Tinggalkan Balasan