Bakal Gandeng Kalangan Muslim, Victorine Lengkong Buka Poros Baru
SUARASULUT.COM, BITUNG- Ditengah panasnya persaingan pendukung MaMa (Maximilian-Maurits) dalam kontestasi Pilwako Bitung, menyeruak satu nama yang digadang-gadang akan mewakili Partai Golkar yaitu Victorine Lengkong, partai besutan Airlangga Hartarto yang memiliki 4 kursi dikabarkan di DPRD kota Bitung mulai membangun komunikasi dengan Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat yang memiliki masing-masing 2 kursi.
Kabar mantan Kadis Pariwisata Kota Bitung yang pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan, Camat Maesa dan Camat Aertembaga siap maju bertarung sebagai Walikota Bitung dan ini bukan isapan jempol, beberapa nama tokoh Muslim diKota Cakalang mulai dilirik untuk dipasangkan dengan Orin panggilan akrab ASN cantik yang viral beberapa waktu lalu.
Jika benar Orin maju berpasangan dengan tokoh kalangan Muslim Kota Bitung dapat dipastikan bakal mengganggu perolehan suara muka lama yang akan diusung oleh Partai Nasdem dan PDI Perjuangan.
Beberapa kalangan mengatakan jika Orin memilih Tokoh Muslim sebagai pendamping sangat mungkin pasangan ini akan menjadi pilihan bagi kalangan umat Muslim yang menginginkan ada perwakilan diPemerintahan serta akan menjadi alternatif baru bagi kaum milenial yang butuh figur muda dan enerjik untuk memimpin Kota Bitung, selain sudah mempunyai banyak pengalaman sebagai birokrat, Victorine Lengkong juga lahir dan besar diBitung apalagi Ibunda tercinta juga bisa mengambil hati warga Nusa Utara.
Robert Lengkong salah satu keluarga Orin mengatakan Victorine mempunyai keinginan besar untuk membangun Kota Bitung apalagi hal tersebut didukung oleh suami tercinta, ketika dihubungi kemarin Orin mengatakan sedang mematangkankan niatnya untuk maju dalam Pilwako Bitung dan tentunya dengan memperhitungkan banyak hal.
“walaupun sudah mepet tapi masih ada waktu 1 bulan,selain partai pengusung saya juga harus mencari pasangan yang tepat, jika masyarakat Bitung menginginkan saya berbakti untuk membuat Kota Bitung lebih maju dan lebih baik mengapa tidak,” ujar Orin sambil tersenyum.(wal)
