Polsek Melonguane Olah TKP Penemuan Mayat Lansia
SUARASULUT.COM, TALAUD – Masyarakat Kecamatan Melonguane dicemaskan dengan hilangnya Opa Beit Abara Lungari, (75) sejak hari Minggu. Pada Selasa (28/07/2020) sekitar Pukul 15.00 Wita Piket Jaga Polsek Melonguane menerima laporan adanya penemuan mayat di sekitar sungai Arelo perbatasan Melonguane dan Desa Mala Kecamatan Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud.
Adanya kejadian penemuan mayat itu dibenarkan Kapolres Kepulauan Talaud lewat Kapolsek Melonguane, Ipda Dedy Matahari. Kapolsek menuturkan, “Setelah menerima info tersebut, Personil Polsek Melonguane langsung menuju TKP dan melakukan penanganan olah TKP serta mencari, mengumpulkan dan memintai keterangan para saksi. Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan para Saksi ditemukan fakta-fakta.
“Telah ditemukan di TKP sungai Arelo sesosok mayat dalam keadaan telungkup dipermukaan air kedalaman 60 Cm dengan menggunakan kaos hitam berkerak bertuliskan Citywalk, celana pendek coklat bertuliskan BilaBong. Mayat tersebut berukuran panjang 170 Cm dan lebar bahu 50 Cm, berjenggot putih, dengan kondisi kulit badan, jari dan tangan mengelupas,” ungkap Kapolsek Melonguane.
Ternyata sosok mayat itu teridentifikasi Opa Beit sapaanya sehari-hari. Berdasarkan hasil VER pmeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda2 kekerasan di tubuh korban, diduga korban telah meninggal sejak sekitar 2 hari yang lalu. Korban telah menderita hilang ingatan sejak sekitar Tahun 2015 dan dua Tahun terakhir korban sudah sering keluar rumah berjalan tanpa tujuan yang jelas.
Sebelum kejadian, korban telah keluar rumah sejak hari Minggu tanggal 26 Juli 2020 sekitar Pukul 08.00 Wita dan tidak pernah kembali lagi ke rumah sehingga sejak hari Minggu tersebut keluarga korban melakukan pencarian korban.
Dilaporkan pula bahwa pihak keluarga korban (isteri korban An. Martha Manansang beserta anak-anak) telah mnerima peristiwa tersebut secara ikhlas dan menolak dilakukan Outopsi mayat.
Sehingga atas pertimbangan tersebut mayat hanya dilakukan pemeriksaan/visum luar namun dilengkapi pula mindik penolakan Outopsi. Setelah itu jenasah mayat tersebut saat ink telah diserahkan kembali kepada pihak kel korban guna persiapan pemakaman.
(Oke)
