Mei 16, 2026

Polsek Wori Bina Empat Pelajar SMP yang Kedapatan Konsumsi Captikus di Area Pekuburan

WhatsApp-Image-2026-02-05-at-12.57.55-750x450

Seputarsulutnews.co, Manado– Polsek Wori memberikan pembinaan kepada empat pelajar SMP yang kedapatan mengonsumsi minuman keras jenis captikus di pekuburan umum Desa Wori, Minahasa Utara.

Informasi tersebut pertama kali diterima sekitar pukul 13.00 Wita dari pihak sekolah setelah para guru mengamankan siswa yang baru kembali dari luar lingkungan sekolah.

Untuk menjaga keselamatan serta kondisi psikologis para pelajar, pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan Polsek Wori.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Wori yang dipimpin Kanit Samapta Aiptu Suparmin mendatangi sekolah untuk melakukan klarifikasi serta memberikan pembinaan kepada para siswa.
Keempat pelajar yang terlibat masing-masing berinisial V.S. (15), A.Z. (12), R.M. (14), dan K.G.M. (13).

Berdasarkan keterangan awal, salah satu siswa bersama temannya membeli satu botol minuman keras di kios depan Alfamart dengan harga Rp25 ribu. Minuman tersebut kemudian dikonsumsi bersama di pekuburan umum Desa Wori sebelum mereka kembali ke sekolah.

Kapolsek Wori IPDA Urielson Novry Sanger, didampingi Kasi Humas Polresta Manado IPTU Agus Haryono mengatakan, penanganan kasus ini dilakukan melalui pendekatan persuasif dan pembinaan.

Menurutnya, langkah tersebut diambil karena para pelajar masih berada pada usia yang membutuhkan pendampingan dan pengawasan.

Polisi juga memanggil orang tua para siswa, memberikan edukasi kamtibmas, serta membuat surat pernyataan agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain itu, Polsek Wori akan meningkatkan operasi minuman keras di warung-warung yang diduga menjual miras secara bebas guna menekan peredarannya di wilayah tersebut.

Permasalahan tersebut akhirnya diselesaikan melalui mekanisme problem solving antara pihak sekolah, orang tua, dan para siswa dengan pendampingan aparat kepolisian.(***)