Juni 16, 2026

MBG Dinilai Mampu Tingkatkan Ekonomi dan Serapan Tenaga Kerja di Sulut

IMG-20260508-WA0007

Seputarsulutnews.co,Minut— Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Hotel Sentra Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil II BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sonny Sonjaya, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN RI Dadang Hendrayudha, serta Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sulut Jemmy Ringkuangan.
Dalam rapat itu, BGN menekankan pentingnya validasi data penerima manfaat di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Data tersebut mencakup balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta peserta didik.
Menurut Sonny Sonjaya, validasi diperlukan untuk menentukan kebutuhan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di masing-masing daerah, termasuk wilayah terpencil.
“Data penerima manfaat menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan SPPG serta mekanisme pelaksanaan di daerah-daerah terpencil,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten II Setdaprov Sulut Jemmy Ringkuangan menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap program MBG yang dinilai memberi dampak positif bagi pemenuhan gizi sekaligus pertumbuhan ekonomi daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pak Gubernur Yulius Selvanus dan Pak Wakil Gubernur Victor Mailangkay yang juga Ketua Satgas Tingkat Provinsi menyampaikan terima kasih. Program ini sangat bermanfaat untuk memantau, mengevaluasi, serta menyebarluaskan manfaat makan bergizi gratis sebagai Program Strategis Nasional,” kata Jemmy Ringkuangan.

Sekretaris I Satgas MBG Provinsi Sulut ini berharap BGN terus memperkuat pola pangan daerah dan memanfaatkan sumber daya manusia lokal dalam pelaksanaan program tersebut

Ia mengatakan program tersebut juga berpotensi meningkatkan serapan tenaga kerja dan memperkuat sektor pangan lokal.
“Program ini memberikan penguatan ekonomi bagi pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara,” kata Ringkuangan.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan generasi muda Indonesia.(yren)