Mencekam di RSUD Tahuna: 19 Pasien Dievakuasi Pascagempa, Bupati dan Forkopimda Bergerak Cepat
Seputarsulutnews.co, Sangihe– Kepanikan sempat menyelimuti RSUD Liun Kendage Tahuna saat gempa mengguncang Sangihe 19 pasien harus segera dievakuasi keluar gedung, sementara pemerintah daerah bergerak cepat memastikan keselamatan tetap jadi prioritas.
Momen menegangkan terjadi di RSUD Liun Kendage Tahuna, Senin (8/6/2026), usai gempa bumi mengguncang wilayah Kepulauan Sangihe.
Kekhawatiran akan potensi gempa susulan membuat petugas bergerak cepat mengevakuasi pasien keluar dari bangunan rumah sakit.
Data sementara mencatat sebanyak 19 pasien dipindahkan menuju area lebih aman di sisi jalan samping RSUD Liun Kendage. Proses evakuasi dilakukan secara darurat dengan pengawasan ketat tenaga medis dan aparat gabungan.
Di tengah situasi tersebut, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari dan jajaran Forkopimda langsung turun ke lokasi.
Kehadiran pimpinan daerah itu untuk memastikan kondisi pasien tetap aman dan pelayanan kesehatan tidak terganggu.
Bupati Michael tampak berinteraksi langsung dengan pasien dan keluarga yang berada di lokasi evakuasi, sekaligus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, TNI, Polri, BPBD, dan instansi terkait.
“Kami turun langsung untuk memastikan seluruh pasien dalam kondisi aman dan mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam situasi darurat seperti ini,” kata Michael Thungari.
Meski harus berpindah ke area evakuasi, pelayanan kesehatan tetap berlangsung. Para tenaga medis terlihat tetap mendampingi pasien sambil memantau perkembangan situasi pascagempa.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tidak panik, tetap waspada, serta mengacu pada informasi resmi guna menghindari kabar yang belum terverifikasi di tengah situasi darurat.(***)
