Mei 14, 2026

Pemdes Pangu Dua Gelar Rembug Desa Konvergensi Pencegahan Stunting

IMG-20250804-WA0023

Mitra.Seputarsulutnews.co.- Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama Pemerintah Desa Pangu Dua melaksanakan Kegiatan Rembug Desa Konvergensi percepatan penurunan Stunting di Desa Pangu Dua Kecamatan Ratahan Timur Kabupaten minahasa Tenggara (Mitra).

Kegiatan Rembuk Stunting tersebut dilaksanakan hari Selasa (04/08-2025) bertempat di Kantor Desa Pangu Dua dan dihadiri langsung oleh Camat Ratim Franky Ngongoloy ST. Kegiatan tersebut di buka oleh Ketua BPD Pangu Dua Jenri Kawulusan.

Dalam arahannya, Camat Franky Ngongoloy ST mengatakan bahwa Stunting adalah perkembangan pertumbuhan anak yang tidak sesuai antara usia dan pertumbuhan/ berat badan tidak maksimal. Untuk itu merupakan tugas kita bersama memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus membantu dalam pertumbuhan anak usia dini, maupun ketika bayi atau masih dalam kandungan perlu di berikan asupan gisi sesuai dengan usia anak.

” Saya berharap pemerintah Desa Pangu Dua lewat Musdes Rembug Stunting untuk membahas apa saja yang nantinya dibutuhkan dalam proses percepatan penurunan angka Stunting di Desa Pangu Dua,” ungkap Ngongoloy.

Sementara itu Hukum Tua Desa Pangu Dua, Astian Sualang mengatakan bahwa Rembug Desa Konvergensi percepatan penurunan Stunting wajib dilakukan karena kegiatan ini adalah agenda Nasional percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. Untuk itu Desa Pangu Dua saat ini telah melaksanakan Rembug membahas apa saja yang nantinya akan menopang sehingga angka stunting di Desa Pangu Dua cepat menurun.

Sualang pun berharap dengan dilaksanakan rembug Desa dapat diketahui berapa banyak anak stunting, ibu hamil, bayi balita serta remaja putri dan nanti akan diberikan bantuan sesuai dengan usia.

Hadir dalam kegiatan rembug Desa Pangu Dua, Camat Ratim, Franky Ngongoloy ST, UPTD Puskesmas Ratim, Hukum Tua Astian Sualang, Ketua BPD Jenri Kawulusan bersama anggota BPD, pendamping Desa Meyni Sengkey, Pendamping lokal Desa, Perangkat Desa,  tokoh masyarakat serta utusan masing masing jaga, dan undangan lainnya. (Fredy)