Mei 25, 2026

Satu Korban Tewas, KM. Ales Mulia Yang Karam, Di Evakuasi Sendiri Pihak Keluarga

Proses Evakuasi Korban Kapal Ales Mulia Yang Karam Karena Kelebihan Muatan.(foto:ist)

HALMAHERA UTARA,- Sempat dikabarkan hilang dalam Insiden Kecelakaan Kapal Motor (KM) Ales Mulia, yang Karam (Tengelam) di Perairan Pulau Tagalaya Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, pada Sabtu 14 Desember Sekira Pukul 22.30 WIT. Satu Korban Bernama Abdul Waris Hadi (80) yang merupakan Seorang Pensiunan Veteran, asal Desa Patlean Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur. Berhasil dievakuasi pihak Keluarga sendiri di bangkai Kapal yang Karam, pada Minggu (15/12/2024) Sekira Pukul 08.53 WIT.

Korban yang merupakan Pensiunan Veteran itu, tercatat sebagai Korban ke-Dua dari tengelamnya Kapal Ales Mulia yang melebihi muatan Penumpang maupun Barang, sehingga membuat Kapal Karam.

Cucu Korban bernama Subhan Hadi (41) warga yang sama dan saat Kejadian bersama Korban, merupakan Penumpang KM. Ales Mulia tujuan Tobelo. Subhan yang merasa cemas dengan belum ditemukan Kakeknya, berusaha berkoordinasi dengan Keluarga di Tobelo, guna mencari keberadaan Kakeknya itu.

Dihubunggi Harianto Hadi (43) dan Elo (30) yang berprofesi sebagai Nelayan, bedomisili di Desa Gamhoku, Kecamatan Tobelo Selatan. Pencarian Korban dilakukan 11 Anggota Keluarga dengan mengunakan Perahu Motor Warna Biru, di Lokasi Kapal Karam. Keduanya merupakan Cucu juga dari Korban.

“Setibanya di Lokasi tengelamnya KM. Ales Mulia, Harianto dan Elo langsung melakukan Penyelaman dengan mengunakan Mesin Kompresor untuk Bantuan Pernapasan. Sekitar Kedalaman 10 Meter di dalam bangkai Kapal, keduanya menemukan Korban Kakek mereka, terjepit di dalam Kapal dengan kondisi yang mengenaskan. Korban langsung di angkat ke Permukaan, untuk menuju rumah Keluarganya di Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo,” ucap Subhan saat ditemui Media ini.

Proses evakuasi yang dilakukan pihak Keluarga, setelah menunggu , tidak ada informasi lanjut dari pihak Basarnas dan Sat Polairud Polres Halmahera Utara terkait hilangnya Kakek mereka.

“Setibanya keluarga korban di Pelabuhan Tobelo, belum ada Satu pun Tim Basarnas dan Sat Polairud yang berada di Pelabuhan. Keluarga korban mencoba menghubungi Kasat Polair melalui Via Telephone dengan maksud koordinasi kelanjutan pencarian korban. Namun tidak ada jawaban, Pihak keluarga juga coba mengecek Pos Polairud, juga tidak ada Petugas. Di Pelabuhan Tobelo Keluarga bertemu Petugas KPLP dan melakukan koordinasi terkait pencarian Korban Kakek mereka yang belum ditemukan. Keluarga langsung menuju lokasi kejadian dan berhasil menemukan Kakek mereka dengan kondisi Meningal Dunia,” pungkas Subhan.

Dengan Bantuan Bhabinsa Kodim 1508/ Tobelo, korban dibawa ke Rumah keluarga di Desa Gosoma, Selanjutnya korban di bawa dengan mengunakan Speed Boat Mutiara 05 Menuju Desa Patlean Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, untuk di Kebumikan. (Oke)