April 21, 2026

Penambang Dari Bogor Masuk Pinasungkulan, Rumampuk: Segera di Tertibkan

0
IMG-20210223-WA0004

SUARASULUT.COM, BITUNG- Tambang rakyat tanpa ijin di kelurahan Pinasungkulan kecamatan Ranowulu terus menjadi pusat perhatian warga kota Bitung, hingga saat ini sudah seratus lebih lubang penggalian emas yang dilakukan oleh sekitar seribu penambang yang berasal dari berbagai daerah yang ada Sulawesi utara bahkan sudah ada penambang dari pulau Jawa.

Menanggapi hal tersebut, Camat Ranowulu Ir. Dolfi Rumampuk saat dihubungi media ini Selasa (23/02/21), mengatakan, pemerintah kota Bitung telah berkoordinasi dengan forkompimda kota Bitung akan mengambil langkah awal untuk menutup pintu masuk bagi penambang yang baru untuk melakukan penggalian di kelurahan Pinasungkulan, lewat pos penjagaan di kedua pintu masuk kelurahan pinasungkulan yang rencananya dimulai Rabu 24 februari 2021, bagi penambang yang sudah terlanjur masuk, pemerintah akan terus mengsosialisakan dan memberikan edukasi untuk dan segera melakukan penertiban.

“pemerintah kota Bitung sudah berkoordinasi dengan forkompimda kota Bitung untuk mengambil langkah kedepan dengan adanya tambang rakyat tampa ijin di keluarahan Pinasungkulan, an mulai besok (Rabu, 24/02/21) pemerintah akan membuat pos penjagaaan untuk membatasi masuknya penambang yang baru. Dan bagi yang sudah ada, pemerintah akan mengsosialisasikan dan memberikan edukasi untuk penertiban nanti.” Kata Camat Ranowulu.

Sebelumnya, wartawan media sempat mewawancarai Dandim 1310 Bitung Letkol Infantri Benny Lesmana mengatakan, pemerintah secepatnya untuk mengambil sikap dengan adanya penambangan rakyat tampa ijin diKelurahan pinasungkulan, salah satu kekuatirannya terjadi konflik dan penyebaran Covid-19, Karena saat ini menurut laporan dari bawahannya yang bertugas di kelurahan Pinasungkulan, saat ini penambang yang ada di Pinasungkulan bukan cuma dari pulau Sulawesi, tapi sudah ada dari Kota Bogor Jawa barat.

“Sangat berharap pemerintah secepatnya mengambil sikap dengan adanya tambang rakyat tampa ijin di kelurahan Pinasungkulan, karena selain terjadinya konflik, penyebaran covid-19 juga sangat di kuatirkan.” Kata Lesmana.

Beberapa waktu lalu saat wartawan media ini datang ke lokasi tambang rakyat tersebut, sudah mendapat keluhan dari warga Pinasungkulan akan banyaknya penambang emas dari luar yang sudah melebihi jumlah penduduk dari kelurahan Pinasungkulan dan mengkuatirkan akan keamanan.(angky)

 

Tinggalkan Balasan