April 18, 2026

Coffee Morning JIPS Jadi Ruang Sinkronisasi Program dan Isu Strategis Pemprov Sulut

6c4aa4f0-ecdf-4487-ab31-869d9accf7ce

Seputarsulutnews.co, Manado-Forum diskusi bertajuk Coffee Morning yang digelar Jurnalis Independen Pemprov Sulawesi Utara (JIPS), Jumat (17/4/2026), kembali menjadi wadah strategis dalam membahas isu-isu aktual sekaligus menyelaraskan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta jajaran pejabat Pemprov Sulut seperti Asisten II Setdaprov Jemmy Ringkuangan dan Staf Ahli Gubernur Masbullah Ali.

Kepala Balitbangda Sulut, Jani Lukas, menegaskan pentingnya pembaruan arah penelitian yang lebih adaptif terhadap perkembangan isu daerah. Ia menyebutkan, pihaknya tengah menggenjot tiga program utama, yakni penguatan SDM, penyusunan policy brief berbasis bukti oleh seluruh ASN, serta penyusunan laporan mingguan terkait isu strategis daerah.
Menurutnya, langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan Indeks Inovasi Daerah Sulut hingga kategori sangat inovatif. Selain itu, Balitbangda juga tengah mempersiapkan diri sebagai pusat koordinasi kekayaan intelektual daerah, bekerja sama dengan Kementerian Hukum.
Fokus riset ke depan pun diarahkan pada isu-isu strategis seperti pertambangan, stunting, perlindungan anak, hingga dampak perubahan iklim seperti El Nino.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sulut, Zainudin Saleh Hilimi, menekankan pentingnya penyampaian informasi pemerintah yang utuh, akurat, dan terverifikasi.
Di tengah derasnya arus informasi digital, Kominfo berperan menjaga agar pesan kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur tidak terdistorsi. Sinergi dengan media, termasuk JIPS, dinilai menjadi kunci menjaga kepercayaan publik.
Antisipasi Pangan, BBM, dan Dampak Kemarau.

Asisten II Setdaprov Sulut, Jemmy Ringkuangan, memaparkan berbagai langkah antisipatif pemerintah menghadapi potensi kemarau panjang berdasarkan data BMKG.
Fokus utama diarahkan pada ketahanan pangan, ketersediaan air, serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Pemprov juga telah berkoordinasi lintas sektor untuk memastikan stok pangan tetap aman, terutama dengan meningkatnya kebutuhan akibat aktivitas ekonomi dan kunjungan wisatawan.
Di sektor energi, stok BBM dan LPG bersubsidi disebut masih mencukupi. Namun, pengawasan rantai distribusi terus diperketat guna mencegah penyalahgunaan oleh oknum tertentu.

Staf Ahli Gubernur, Masbullah Ali, menyoroti sektor perkebunan, khususnya kelapa, sebagai salah satu penopang utama ekonomi daerah.
Ia mengungkapkan tantangan yang dihadapi petani, seperti sulitnya tenaga pemanjat kelapa, sehingga mendorong perlunya inovasi alat panjat yang lebih efisien. Apalagi, pemerintah tengah menyalurkan bantuan jutaan bibit kelapa di Sulut.
Perkuat Sinergi Pemerintah dan Media
Koordinator JIPS, Ronald Rompas, menegaskan bahwa coffee morning merupakan agenda rutin yang bertujuan membangun komunikasi terbuka antara pemerintah dan insan pers.
Melalui forum ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi serta penguatan sinergi dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat, sekaligus mendorong kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan daerah.(*/yren)