Dua Srikandi Hebat Aksi Sosial di Tomohon
SUARASULUT.COM,MANADO – Dua Srikandi Hebat, Ibu Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan dan Ibu dr Kartika Devi Kandouw-Tanos melakukan aksi sosial di Kota Tomohon.
Istri Pasangan Calon Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw yang sedang cuti itu, ikut didampingi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) di Pasar Tradisional Beriman Tomohon.
Selain itu, kedua Srikandi Hebat inipun berkunjung ke dua Panti Asuhan yakni Panti Asuhan Nazareth GMIM dan Panti Asuhan Mefiboset.
Di Pasar Tradisional Beriman Tomohon, kedua Srikandi ini, selain berbelanja sayur mayur, keduanya mengingatkan kepada para pengunjung dan pedagang di pasar agar tetap menjalani protokol kesehatan Covid-19 agar terhindar dari penyebaran virus ini seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan menjaga jarak.
“Ini penting untuk menjaga terhindar dari Covid-19,” kata ibu Rita.
“Kegiatan ini dalam rangka mensosialisasikan 3M pada warga untuk menekan penyebaran Covid-19 pada warga Tomohon,” sambungnya.
Tak hanya mengingatkan protokol kesehatan, Ibu Rita dan Ibu Devi juga langsung membagikan masker kepada para pedagang. “Dipakai ya,” pesannya.
Hal senada juga disampaikan Ibu Devi kepada warga yang dijumpainya. “Warga harus disiplin dalam menerapkan 3M dalam aktivitas keseharian, dan mematuhi protokol kesehatan Covid 19,” kata Ibu Devi.
Sementara itu, SAS yang ikut mengatakan dengan disiplin mengikuti protokol kesehatan akan terhindar dari Virus Corona.
“Kita harus lawan Covid dengan perketat protokol kesehatan,” ucapnya.
Wakil Walikota Tomohon ini berharap pembeli dan penjual serta pengunjung di pasar tetap menerapkan protokol kesehatan saat bertransaksi di pasar.
Usai dari Pasar Tradisional Beriman Tomohon, Ibu Rita dan Ibu Devi menuju ke Panti Asuhan Nazareth GMIM dan Panti Asuhan Mefiboset.
Di sana, kedua Srikandi Hebat ini berbagi tali kasih berupa sembako dan masker pada penghuni kedua Panti Asuhan ini. Hal yang sama juga dilakukan kepada para Lansia di Kakaskasen. (wal/*)
