Juli 10, 2026

Pasca Pertikaian Dua Desa Di Kecamatan Belang Semakin Kondusif, Forkopimda Dan Tokoh Agama Serta Tokoh Masyarakat Berkomitmen Jaga Keamanan Dan Kerukunan 

IMG-20251208-WA0062

Seputarsulutnews.co. Mitra.- Untuk menindaklanjuti peristiwa yang terjadi beberapa waktu yang lalu di Desa Watuliney dan Desa Molompar Kecamatan Belang, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara yang dipimpin langsung oleh Bupati Ronald Kandoli bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah(FORKOPIMDA), yaitu Kapolres Mitra AKBP. Handoko Sanjaya, S.IK, M.han, Ketua DPRD Mitra Sophia Antou, SE, Kajari Minsel Albertus Roni Santoso, SH.MH, Dandim 1302 Minahasa yang di wakili oleh Danramil Belang Kapten Infantri Roby Rori

Para Tokoh Agama, Toko Masyarakat, Toko Pemuda, Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) bersama Forkopimda membubuhi Tandatangan Kesepakatan Bersama melaksanakan kegiatan Penandatanganan Kesepakatan Bersama dalam menjaga Keamanan, Kerukunan dan Kedamaian di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Kegiatan tersebut dilaksanakan hari ini, Senin (8/12-2025) bertempat di Balai Pertemuan Kantor Desa Molompar Kecamatan Belang. melaksanakan kegiatan Penandatanganan Kesepakatan Bersama dalam menjaga Keamanan, Kerukunan dan Kedamaian di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Dalam penanda tanganan kesepakatan berisikan Kesepakatan yang di maksud yaitu

1. Menjaga Keamanan dan Ketertiban di Wilayah Minahasa Tenggara

2. Memperkuat Kerukunan Antar Umat Beragama.

3. Mengutamakan Dialog dan Musyawarah.

4. Menangkal Hoaks dan isu Provokatif

5. Mengarahkan Generasi muda menjadi Agen Perdamaian

6. Mendukung Upaya Penegakan Hukum.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda setempat, bersama Pemerintah Desa Watuliney dan Desa Molompar. (Fredy)