Wakil Bupati Heronimus Makainas Buka Musyawarah Daerah Desa Bersatu Kabupaten Kepulauan Sitaro
Seputarsulutnews.co, Sitaro– Pembentukan organisasi Desa Bersatu memiliki makna strategis, bukan hanya wadah, tetapi “nomenklatur baru” memperkuat posisi daerah di tingkat provinsi maupun pusat. Demikian ditegaskan Wakil Bupati Sitaro Heronimus Makainas, saat membuka Musyawarah Daerah Desa Bersatu Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro.
Kata Heronimus melihat kehadiran para peserta bukan sekadar seremoni, namun sebagai sinyal kuat bahwa masyarakat ingin menegaskan keberpihakan mereka terhadap Sitaro. Wabup mengangkat kembali kekayaan budaya lokal yang selama ini menjadi identitas Sitaro.
Dicontohkan kearifan “Musasimbua Wusa” di Siau dan “Muliku Wanua” di Tagulandang—tradisi yang memperlihatkan semangat kebersamaan, pengorbanan, dan komunikasi lintas kampung. Kearifan inilah, tegasnya, yang dapat dijadikan rujukan dalam membangun organisasi yang tidak hanya “panas sesaat”, tetapi mampu bertahan dan memberi dampak luas bagi daerah.
Heronimus menekankan dasar organisasi Desa Bersatu sangat selaras dengan nilai persaudaraan yang mengakar di masyarakat. “Asas kekeluargaan dan asas persaudaraan yang kita punya di Sitaro,” ujarnya sembari menambahkan ini merupakan kekuatan utama harus dijaga agar organisasi ini tumbuh sebagai barisan terdepan dalam mewujudkan visi pembangunan Sitaro Masadada.
Wabup menilai keberadaan organisasi seperti Desa Bersatu sangat membantu pemerintah daerah dalam memperpendek jarak pelayanan. Dengan adanya jaringan kepengurusan di setiap kampung, komunikasi dan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung lebih cepat dan tepat, sehingga sinergi pemerintah dengan rakyat menjadi lebih efektif.
Wabup Heronimus juga menyampaikan bahwa bersama Bupati Chyntia Ingrid Kalangit sangat membutuhkan dukungan penuh masyarakat untuk menggerakkan pembangunan secara menyeluruh. “Pelayanan kami akan lebih kuat jika ditopang organisasi-organisasi yang bekerja dekat dengan masyarakat,” pungkas Wabup.(***)
