Juni 5, 2026

Diterjang Badai, Kapal Pajeko Asal Desa Alo Terbalik, 12 ABK Nyaris Hilang

0

SEPUTARSULUTNEWS, TALAUD – Kecelakaan Laut dialami Kapal Penangkap Ikan (Pajeko) milik lelaki Junus Larenggam di Desa Alo Utara Kecamatan Rainis tepatnya di Perairan depan Desa Tabang Kecamatan Rainis dalam wilayah hukum Polsek Rainis sekira Kamis, (16/12/2021) sekitar pukul 06.00 WITA.

Dikatakan Kapolsek Rainis Ipda Peter Nender saat dikonfirmasi menjelaskan Kronologis Kejadian awalnya Pada hari Kamis tanggal 16 Desember 2021sekitar pukul 02.00 WITA, Pajeko beserta 12 ABK berangkat menuju Rumpon untuk menjaring ikan, saat itu cuaca masih dalm keadaan tenang, sesampainya di Rumpon mereka mengikat Tali perahu di Rompong untuk berlabuh sambil menunggu waktu untuk menjaring ikan.

Pada paginya sekitar pkl. 05.00 wita dimulai kegiatan untuk menangkap Ikan dengan melepas jaring ke laut, pada saat itu cuaca berubah, Laut mulai bergelombang dan angin kencang bertiup, usai menangkap ikan, mesin Alkon untuk menghisap Air rusak sehingga Air yg masuk dalam perahu tidak dapat dibuang keluar dan kapal mulai tenggelam dan kemudian terbalik.

Lalu anak buah perahu Gio Talamuda menelpon lelaki Jun Taangga meminta bantuan, Andris Mangawa bergegas menuju lokasi kecelakaan dengan menggunakan Pumpboat dengan jarak sekitar 1 Mil dari Desa Alo sesampainya di lokasi kecelakaan para ABK diangkut ke atas Pumpboat namun hanya delapan orang saja yang dibawa karena tidak cukup dibawa sekaligus dengan Pumpboat. Mereka kemudian menelfon ke darat untuk minta Bantuan ke kapal Laruna 2 yang merupakan kapal penampung yng ad di Alo, sehingga kapal Laruna 2 Langsung menanggapi dan bergegas menuju lokasi Kecelakaan. Sekitar pukul 08.00 wita Kapal Laruna 2 menuju lokasi kecelakaan dengan waktu tempuh sekitar 2 jam dan sesampainya di TKP semua anak buah perahu motor pajeko langsung naik ke kapal Dalam keadaan selamat. Setelah mendapat pertolongan kesemuanya bergerak menuju desa Alo namun Pumpboat Andris Mangawa lebih dahulu tiba dan Kapala Laruna 2 berjalan pelan ditengah cuaca buruk sambil menarik perahu yg tenggelam, sehingga berjalan dengan lambat.

Dikatakan Kapolsek bahwa Saat ini kapal sudah berada didesa Alo dengan menyelamatkan 12 anak buah perahu dan 3 mesin perahu serta Jala penangkap ikan.
” Saat ini kapal sudah berada didesa Alo dengan menyelamatkan 12 anak buah perahu dan 3 mesin perahu serta Jala penangkap ikan,” terang Kapolsek.

Tindakan Kepolisian mendapatkan Informasi langsung Turun TKP ke desa alo mengumpulkan Baket serta Menghubungi Pihak terkait untuk membantu pencarian
Serta Membuat Laporan.(ecko)

Tinggalkan Balasan