Mei 12, 2026

Harga Naik, Korupsi Mengintai! Pemerintah Satukan Dua “Perang Besar”, Wabup Minsel Turun Langsung

FB_IMG_1778504127224

Seputarsulutnews.co, Minsel — Saat rakyat dibayangi lonjakan harga kebutuhan pokok, pemerintah kini menghadapi ancaman lain yang tak kalah berbahaya: korupsi yang menggerogoti masa depan bangsa.

Momentum itu terlihat dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang diikuti Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., secara daring dari Kantor Bupati Minsel, Senin (11/5/2026).

Namun rakor kali ini bukan sekadar membahas harga cabai, beras, atau kebutuhan pokok lainnya. Pemerintah pusat langsung meluncurkan langkah baru: pendidikan antikorupsi dimasukkan lebih kuat ke dunia pendidikan melalui buku panduan dan bahan ajar resmi.

Rakor nasional tersebut dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri RI Komjen Pol. (Purn.) Akhmad Wiyagus, bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti dan Ketua KPK Setyo Budiyanto.

Pesannya tegas: inflasi harus dikendalikan, tetapi bangsa juga tidak boleh kalah melawan korupsi.

Kehadiran unsur pemerintah daerah, mulai dari Sekretaris Daerah, para asisten sekda, hingga pimpinan OPD strategis di bidang perdagangan, ketahanan pangan, dan pembangunan menunjukkan Minahasa Selatan serius mengawal agenda nasional tersebut.

Langkah ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah kini tidak hanya dituntut menjaga ekonomi tetap stabil, tetapi juga membangun generasi yang bersih, berintegritas, dan antikorupsi sejak dini.(***)