Mei 2, 2026

Wali Kota Kotamobagu Buka Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM Kerja Sama dengan Indomaret

medium_99999991750759882

Seputarsulutnews.co– Pemerintah Kota Kotamobagu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini ditandai dengan dibukanya Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM yang digelar oleh PT. Indomarco Prismatama (Indomaret), bertempat di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kotamobagu, dr. Wenny Gaib, Sp.M, dan diikuti oleh para pelaku UMKM dari berbagai kelurahan dan desa di wilayah Kota Kotamobagu.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan tersebut yang dinilai sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendukung kemajuan ekonomi lokal.

“Saya atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu ingin menyampaikan apresiasi yang tinggi disertai ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak PT. Indomarco Prismatama Cabang Manado yang melaksanakan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Mandiri bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pihak swasta dalam rangka memajukan ekonomi daerah, khususnya dari sektor UMKM,” ujar dr. Wenny Gaib.

Lebih lanjut, Wali Kota berharap pelatihan ini dapat memberikan nilai tambah bagi para pelaku UMKM, baik dari sisi produksi maupun strategi pemasaran.

“Saya berharap agar kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan dan kapasitas para pelaku UMKM di daerah ini, tidak saja tentang bagaimana menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing, namun juga bagaimana produk-produk tersebut dapat dipasarkan dengan cara yang lebih efektif,” lanjutnya.

Wali Kota juga berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius agar ilmu yang diperoleh bisa diterapkan secara nyata di lapangan.

“Kepada seluruh peserta, saya harap mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga seluruh materi yang disampaikan narasumber dapat dimengerti, dipahami, dan diterapkan dengan baik, khususnya dalam meningkatkan kualitas, jumlah produksi, dan distribusi pemasaran produk UMKM,” pungkasnya.(***)