April 17, 2026

Pengelolaan ADD dan DD 2023-2024 di Atoga Timur Sarat Masaalah   

Seputarsulutnewsco BOLTIM — Aroma tidak sedap  mulai terkuak, terkait pengelolaan Anggaran Dana Desa dan Dana Desa , tahun 2023 hingga 2024 di Desa Atoga Rimur, Kecamatan Motongkad Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Pasalnya, sesudah dilantiknya Pj.Sangadi Gisella Lontaan, tak sedikit aset desa antara lain barang-barang elektronik yang ada di Kantor Desa Atoga Timur , diduga raib tanpa ada pertanggung jawaban dari Pj . Sangadi sebelumnya , Djohar M.Redjeb S.STP.

Bahkan pergantian Pj. Sangadi tanpa dilakukan serah terima , termasuk aset desa. Sebab Pj. Sangadi Johar terinformasi saat ini sudah berpindah tugas di Provinsi Maluku.
Parahnya lagi ternyata sejumlah anggota BPD yang nota benenya sebagai pengawas pemerintahan dan pembangunan di Desa Atoga Timur , disinyalir tercatat sebagai penerima bantuan di desa yang bersumber dari Dana Desa.” Iya, bukan hanya itu bahkan ada nama-nama penerima bantuan ternyata sudah lama meninggal dunia namun masih tercatat sebagai penerima bantuan di desa,” ungkap salah satu warga yang enggan menyebutkan identitasnya.
Disisi lain, jika hal ini benar terjadi , tentu akan berdampak negatif di kalangan masyarakat, apalagi Pj. Sangadi sebelumnya tidak mampu mempertanggung jawabkan persialan yang terjadi , terutama menyangkut asset desa yang diduga raib.
Sementara itu Pj. Sangadi Gisella Lontaan, mengaku dimana usai  dilantik oleh Bupati Boltim Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo Sumaiku, ketika menjadi Pj.Sangadi, Gisella tidak pernah ada sertijab  dengan mantan Pj. Sangadi Atoga Timur , Djohar. ” iya, bahkan disaat pemeriksaan dari team Inspektorat daerah Pj. Sangadi sebelumnya tidak kooperatif, karena saat dihubungi tidak pernah di gubris, alhasil, banyak hal yang akan dimintai keterangan terkait inventaris dan data desa tidak mengalami kendala saat pemeriksaan dari Inspektorat, apalagi data penting lainya sudah dihapus oleh pemerintah desa sebelumnya , dengan maksud menghilangkan jejak yang mungkin diduga sarat masaalah  dan mempersulit pemerintahan yang baru ,” kata Sangadi Gisella. (bm)
Exit mobile version