Kegiatan ADD dan DD di Desa Buyandi Terganjal Hutang Bawaan dari Pemdes Sebelumnya
Seputarsulutnewsco BOLTIM – Harapan dari masyarakat Desa Buyandi Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), untuk segera menikmati Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan kegiatan pangan lainya rupanya hanya isapan jempol semata. Buktinya , sudah memasuki triwulan ke-dua atau Bulan Mei , sampai saat ini para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tercatat sebagai penerima manfaat tak kunjung menikmati dana BLT untuk segera mengalir ke kantong masing-masing penerima.
Hal ini diakibatkan ada kesulitan saat Pemerintah Desa yang baru dilantik saat mengurus berkas kegiatan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Boltim, dimana semua kegiatan terganjal dengan sisa hutang oleh Pemerintah Desa sebelumnya pada tahun 2024 sekira puluhan juta, belum diselesaikan dan tak mampu dipertanggung jawabkan lewat SPJ.
Sebagiamana dikatakan Sekertaris Desa Buyandi Muktar Maminto bahwa, hingga saat ini kami mengalami kesulitan melakukan pencairan kegiatan yang ada di Desa Buyandi.” Ada kegiatan tahun sebelumnya tidak bisa dipertanggung jawabkan oleh Pemdes sebelumnya, karena ada dana sekira puluhan juta itu diduga fiktif,” kata Muktar.
Disisi lain pihaknya sudah mendatangi mantan Bendahara Desa Buyandi , dan meminta pertanggungjawaban kegiatan yang dilakukan sesuai dengan dana yang sudah dipakai , namun Bendahara menggelak dan mengaku dimana berkas SPJ sudah diserahkan kepihak Inspektorat Daerah .” Kami selaku Pemdes Buyandi juga sudah mendatangi pihak Inspektorat untuk meminta berkas pertanggung jawaban atas kegiatan tahun sebelumnya sebagai bagian dari kelengkapan berkas pencairan ADD dan DD namun pihak Inspektorat mengaku tidak memiliki berkas yang diminta,” kata Sekdes. Disisi lain Sekdes , mengaku pihaknya mengalami kesulitan melakukan pencairan dana kegiatan , karena data pendukung yang diminta oleh pihak DPMD tidak mampu diadakan oleh Pemerintah Desa sebelumnya.(bm)
