Mei 27, 2026

Polres dan Pemda Halmahera Utara, Bersama Tanam Jagung, Program Swasembada Pangan Tahun 2025

Polres dan Pemda Halmahera Utara, Jajaran Dinas Pertanian Menanam Jagung Serentak, Menukung Program Swasembada Pangan Presiden RI.(Foto:Oke)

HALMAHERA UTARA, – Dalam mendukung, Program, Ketahanan Pangan. Polri telah membangun infrastruktur digital dengan meluncurkan aplikasi. “Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan, Diharapkan kolaborasi erat antara Polri, Kementrian, Kemendes, Bulog dan berbagai pemangku kepentingan dapat mempercepat terwujudnya swasembada jagung Tahun 2025, merealisasikannya Asta Cita Presiden Prabowo menuju Indonesia yang mandiri dan sejahtera,” hal tersebut disampaikan Ketua gugus tugas Ketahanan Pangan, Irwasum Polri, Komjen Prof Dr. Dedi Prasetya, S.H.,M.Hum., lewat zoom meeting, di area Penanaman Jagung, Desa Kali Pitu, Kecamatan Tobelo Tengah, Kabupaten Halmahera Utara. Selasa (21/01/2025).

Penanaman Jagung Serentak, 1 juta Hektar yang dilaksanakan di seluruh Indonesia itu, dihadiri Sekertaris Daerah Halmahera Utara, Pimpinan Forkopimda, Jajaran Polres Halut dan Kodim 1508/Tobelo, Pimpinan OPD, Camat Tobelo Tengah, Kepala Desa Kalipitu, Dinas Pertanian Halut, para Penyuluh, Kelompok Tani dan Masyarakat sekitar.

Saat diwawancarai, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Utara, Piet Hein Onthony, SP. Mengatakan, mendukung sepenuhnya program Swasembada Pangan seperti yang dilakukan saat ini, yaitu penanaman jagung.

“Kegiatan penanaman ini harus berkelanjutan. Sebab Dinas Pertanian Halmahera Utara, usulkan 1000 Hektar ke KEMENTAN sesuai permintaan untuk 148 Kelompok Tani yang tersebar di Kabupaten Halmahera Utara Dan ketika bantuan 1000 hektar untuk jagung dari KEMENTAN, kami akan membuat jadwal tanam bagi Petani penerima bantuan tersebut,” ungkap Kadis Pertanian Halmahera Utara.

Piet Hein sapaan akrab nya, mengatakan sesuai informasi, dari pusat menyediakan penyedia atau pembeli jagung kering dari Bulog dengan harga Rp. 5.500/Kg.

“Diharapkan kita tetap menjaga harga jual lokal tetap stabil yaitu Rp. 7.000 sampai dengan Rp.10.000/Kg. Dan untuk penanaman jagung serentak yang dilaksanakan saat ini yaitu dengan luas 5 Hektar, benih jagung 20 Kg per hektar.” tutupnya.

Penulis: Eko Putra Septiyanto.