April 21, 2026

Sekda Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, Buka FGD Penyusunan Masterplan dan Roadmap Program Pendidikan Lima Tahun

IMG-20241023-WA0058-768x372
Seputarsulutnews.co – Tepatnya, Rabu (23/11/2024), Sekretaris Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta., menghadiri sekaligus membuka Focus Group Discussion (FGD) Tahap II terkait penyusunan Master plan dan  Roadmap Program Pendidikan yang digelar di Ruang Pertemuan Kantor Dinas Pendidikan Kotamobagu.
Diketahui forum yang bertujuan untuk menyatukan visi misi dalam meningkat mutu pendidikan di Kotamobagu lima tahun kedepan ini, membahas tentang kebijakan dan program Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu yang relevan untuk disesuaikan dengan  Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang akan dituangkan dalam dokumen master plan perencanaan program pendidikan jangka panjang di Kota Kotamobagu. Diketahui  FGD ini juga membahas tentang Roadmap pendidikan sebagai peta jalan atau arah yang akan ditempuh dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) guna  menghadapi perkembangan dunia di masa yang akan datang.
Sekretaris Kota Kotamobagu , Sofyan Mokoginta., mengatakan  tentang master plan dan roadmap pendidikan yang menjadi kebijakan pemerintah dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan kedepan, tentu Masterplan perencanaan dan roadmap pendidikan ini bertujuan untuk menentukan arah pendidikan untuk lima tahun kedepan di Kotamobagu.”Iya, ini mencakup kebutuhan pendidikan juga  mengakomodir permasalahan dan tantangan yang akan dihadapi  dalam dunia pendidikan,” kata  Sofyan. Sembari, mengingatkan dimana kegiatan ini dilakukan, agar OPD terkait, bisa membuka dan memahami master plan perencanaan dan roadmap pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah.
“Kepada OPD terkait agar membuka dan memahami apa yang menjadi program perencanaan pendidikan untuk lima tahun kedepan yang tertuang dalam dokumen masterplan dan roadmap pendidikan, serta berkoordinasi dengan pimpinan serta pihak terkait termasuk Dinas Kominfo,” kata Mokoginta.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Aljufri Ngandu, menambahkan bahwa permasalahan yang saat ini adalah keberadaan anak -anak yang putus sekolah.
“Kasus anak putus sekolah juga akan menjadi persoalan penting meski jumlahnya hanya sedikit. Nakmun ini juga akan menjadi tugas kami sebagai pemerintahan. Dan ini juga telah kami tuangkan dalam masterplan perencanaan pendidikan lima tahun kedepan,” kata Ngandu. Ngadu sendiri mempertegas, dimana penyusunan masterplan dan roadmap pendidikan yang dibahas  masih akan disempurnakan.
“Salah satu tujuan digelarnya FGD kali ini guna  menyempurnakan dokumen masterplan perencanaan pendidikan yang kemungkinan masih terdapat kekurangan,” ungkapnya.
Diketahui, selain membahas masterplan dan roadmap pendidikan, FGD ini juga membahas lima program yang diperuntukkan bagi masyarakat Kota Kotamobagu, yakni diadakannya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKMB yang dikelolah oleh SKB secara gratis, yang bertujuan untuk penyetaraan pendidikan.
Sekedar diketahui, kegiatan ini, selain dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, juga dihadiri  Sekretaris Dinas Pendidikan, para Kepala Sekolah SD dan SMP serta guru – guru dan operator sekolah se Kota Kotamobagu.(bm)