Pemkab Mitra Terus Matangkan Persiapan Harganas ke 31 Tingkat Propinsi Sulut. Ratuliu: Melalui Kegiatan Harganas Dapat Mempercepat Penurunan Angka Stunting Kabupaten Mitra
Seputarsulutnews.co.- Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang ke 31 tahun 2024 Tingkat Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dipusatkan di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) tepatnya di Taman Kota Tombatu. Pemkab Mitra terus mematangkan persiapan menjelang puncak Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari pada kamis dan jumat (18-19 Juli) mendatang. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Dr Helny Ratuliu M.AP mengatakan bahwa Tema kegiatan pada Harganas ke-31 tahun 2024 ini adalah Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas
“Kami Pemkab Mitra telah siap jadi tuan rumah pelaksanaan Harganas ke-31. Ketua panitia pak Asisten Satu Jani Rolos bersama panitia telah melakukan rapat dengan BKKBN provinsi serta SKPD dalam rangka mensukseskan Harganas tahun 2024 di Minahasa Tenggara,” ujar Ratuliu.
Diapun mengingatkan kepada seluruh masyarakat akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan membangun bangsa dan negara.
Untuk itu diharapkan keluarga menjadi sumber menghidupkan memelihara serta memantapkan mengarahkan kekuatan tersebut sebagai perisai menghadapi persoalan yang terjadi, harap Ratuliu.
Ratuliu yang juga merupakan Sekretaris Panitia Harganas Kabupaten Mitra menegkaskan, bahwa untuk membangun bangsa dan negara melalui keluarga yang kuat, maka pentingnya penanganan serius dalam pencegahan Stunting berawal dari keluarga.
Kabupaten Mitra sendiri dari hasil survei kesehatan Indonesia mengalami penurunan dari 26 persen, sekarang turun di angka 15 persen, begitu juga dengan jumlah anak Stunting melalui pengukuran di Puskesmas angka balita Stunting di Kabupaten Mitra berkurang, ucapnya.
Diapun berharap, agar melalui kegiatan Harganas ke-31 ini bisa mempercepat penurunan angka Stunting yang ada lewat kegiatan-kegiatan yang sudah dikemas oleh BKKBN maupun Dinas P2KB Kabupaten Mitra.
“Diharapkan melalui kegiatan Harganas dapat mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Mianahasa Tenggara,”harap Rauliu.
Adapun kegiatan ini akan dilaksanakan pelayanan Kesehatan umum, pelayanan kesehatan Mata, Donor Darah, Penyuluhan Kesehatan, Pelayanan KB, Lomba Menu Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting Antar Kecamatan), Pameran UMKM dan Atraksi Kesenian.
ditambahnnya bahwa kegiatan ini melibatkan banyak orang, tokoh masyarakat didalamnya ada Tim Pendamping Keluarga yaitu Ketua PKK di Desa, Bidan Desa dan Kader KB, karena dalam kegiatan Harganas di Taman Kota Tombatu kami Dinas P2KB akan melaksanakan kegiatan Mini Lokakarya yang nantinya akan membahas program-program Bangga Kencana didalamnya terkait pelayanan KB yang merupakan cara untuk menurunkan Stunting lewat pengaturan jarak kehamilan,” pungkas Rauliu.(Fredy)
