Dosen Mahasiswa Magister Univeraitas Husada Semarang , Gelar Seminar di UPTD Puskesmas Modayag Barat 

oleh -128 Dilihat
Seputarsulutnews.co.BOLTIM – Tepatnya Selasa (13/06) , Tim Pengabdian masyarakat  dari Universitas Husada Semarang, yang dihadiri langsung  Dosen Magister Dr.Ns. Fery Agusman MM, M.Kep, Sp.Kom. yang didampingi Mahasiswa  Magister Keperawatan Ns. Liana Agow S.Kep, melakukan kegiatan Seminar terkait Kolaborasi Kader dan Perawat Komunitas di UPTD .Puskesmas Modayag Barat Kabupaten Bolaang Mingondow Timur Sulawesi Utara.
Pada kegiatan Seminar ini pihak Institusi Husada Semarang  melakukan edukasi  strategi efektif untuk kunjungan Lansia di Puskesmas dan Posyandu.
Perlu diketahui hingga saat ini, masih kurang kesadaran Lansia untuk melakukan junjungan pemeriksaan kesehatan baik di Puskesmas maupun di Posyandu, sehingga perlu adanya edukasi untuk mendorong dan memobilisasi para lansia agar rutin datang ke Puskesmas dan Posyandu.
Sebagaimana dikatakan Dosen Magister Keperawatan Dr.Ns.Fery Agusman MM.M.Kep, Sp.Kom saat pemaparan melalui seminar dimana peran kita bersama  sangat penting dalam kolaborasi kader dan Perawat Komunitas  untuk memberikan edukasi kepada lansia .” Iya, peran kader Kesehatan masyarakat  dan perawat komunitas memiliki peran penting dalam meningkatkan kunjungan Lansia melalui kolaborasi yang efektif, sehingga mereka dapat mengoptimalkan dan meningkatkan kesehatan para lansia , tentunya peran kader dalam menjangkau lansia di komunitas , memberikan edukasi dan memastikan kehadiran mereka di posyandu, sementara petugas Komunitas harus memberikan asuhan perawatan dan konsultasi kesehatan d Puskesmas,” Kata Fery Agusman.
Ditempat yang sama Ns. Liana Lidia Agow  S.Kep , yang juga tercatat sebagai Mahasiawa Magister Keperawatan di Universitas Husada Semarang ,   memaparkan bahwa tenrunya upaya  meningkatkan status kesehatan lansia , harus melakukan kunjungan rutn   ke Puskesmas dan Posyandu lansia, guna mencapai tujuan .” Pentingnya kunjungan lansiake Puskesmaa dan posyandu  tentunya merupaka  deteksi dini kondisi kesehatan , peningkatan kualitas hidup dan pencegahan komplikasi ,” kata Nana.
Sekedar diketahui untuk saat ini tantangan lansia untuk melakukan pemeriksaan dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya , kurangnya kesadaran lansia dimana pentingnya pemeriksaan kesehatan di Puskesmas dan Posyandu sehingga mereka enggan datang memeriksakan kesehatan,  kedua dipengaruhi kurangnya fasilitas dan tenaga kesehatan  ketiga kurangnya mobilitas dan pemahaman prosedur.
Disisi lain Nana menegaskan dimana kita perlu memberikan pelatihan keterampila  , melalui pelatihan kepada kader-kader Posyandu , meningkatkan keterampilan dalam memberika  pelayanan  kesehatan dan edukasi melalui motivasi dukungan logistik dan pemberdayaa  komunitas baik pelatihan   perawat komunitas dan pelayanan lansia .” Perlu diketahui dimana strategi kolaborasi kader dan perawat komunitas terbukti efektif dalam meningkatkan kunjungan lansia di puskesmas dan posyandu ,kelanjutan program dan optimalisasi pelayanan kesehatan bagi lansia ,” kata Nana.
Sekedar diketahui kegiatan ini berlangsung di UPTD Puskesmas Modayag Barat yang turut dihadiri kepala Puskesmas Defny Emes S.Kep sejumlah staf ,  para Kader Posyandu Lansia Moyongkota bersatu yang ada di Kecamatan Modayag Barat, sebelum mengakhiri kegiatan seminar,  pihak Institusi Universitas Husada Semarang, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Daerah  juga kepada Dinas Kesehatan terutama  UPTD Puskesmas Modayag Barat yang sudah menyiapkan fasilitas sehingga kegiatan seminar ini berlangsung sesuai dengan harapan. .(BM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.