Penjabat Bupati Mitra Terus Pantau Angka Stunting Di Kabupaten Mitra. Dinas P2KB Terus Maksimalkan Pelayanan Sosialisasi Kepada Masyarakat.
Mitra.Seputarsulutnews.com.- Guna meminalisir penurunan angka Stunting di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) sesuai dengan salah satu tugas pokok Penjabat Bupati Kabupaten Mitra Ir Ronald Sorongan M.SI yaitu mempercepat penurunan angka Stunting di Kabupaten Mitra.
Hal tersebut dikatakan Penjabat Bupati Mitra ketika melakukan cofe Morning dengan sejumlah wartawan di kantor Bupati beberapa waktu lalu yaitu mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Mitra.
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yang dipimpin oleh Kepala Dinas (Kadis) terus bergerak melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat yang ada di Labupaten tersebut.
Sosialisasi langsung kepada masyarakat dilakukan baik oleh kepala Dinas maupun kepala bidang (kabid) dalam pertemuan Lokakarya Mini tingkat Kecamatan maupun langsung kepada masyarakat tingkat bawah oleh penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) hingga PPKBD dan sub PPKBD.
Bahkan terus meningkatnya jumlah angka stuntingdi kabupaten Minahasa Tenggara, pemerintah terus melakukan Koordinasi tingkat SKPD yang dilakukan setiap bulan untuk mengetahui perkembangan Stunting dan bagaimana cara mengatasinya.
Pemkab dalam Rapat koordinasi (Rakor) terus mengupayakan angka stunting di Mitra berkurang dengan mengupayakan kerja sama tim dalam menanggulanginya.
Dengan cara bersama sama “Keroyok” Stunting agar angka stunting di kabupaten Mitra semakin berkurang, ujar Asisten Satu Sekdakab Mitra Jani Rolos MM, dalam arahannya saat memimpin rapat DP2KB.
Sementara itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Minahasa Tenggara Dr Helny Ratuliu MAPketika dikonfirmasi mengatakan bahwa saat ini perkembangangan Stunting di kabupaten Mitra masih tergolong tinggi.
Untuk itu pihak pihaknya terus berupaya menekan angka stunting di bawah 14 persen sesuai petutunjuk dan arahan pemerintah Pusat dan instruksi Penjabat Bupati Mitra Ir Ronald Sorongan.
Dikatakan Ratuliu, angka Stunting di kabupaten Mitra masih tergolong tinggi di Sulawesi utara. Untuk itu diperlukan penanganan yang cepat dan tepat sasaran.
Ditambahkan mantan Kadis Kesehatan Kabupaten Mitra tersebut, bahwa Stunting adalah kondisi yang ditandai dengan dengan kurannya tinggi badan anak apabila dibandingkan dengan anak anak seusianya. Bahkan stunting bisa juga disebut gangguan pertumbuhan pada anak dan penyebabnya adalah kuranya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan anak.

Untuk itu, penanganan Stunting, perlu adanya kerja sama semua stakholder yang ada serta perlu adanya kesepahaman semua masyarakat agar penanganan stunting ini semakin cepat semakin berkurang jumlah stunting di Kabupaten Mitra.
Dengan pemberian Nutrisi yang tepat bagi anak anak Stunting sangat diperlukan karena dengan bantuan inilah pertumbuhan anak semakin membaik.
“ Berikan bantuan Nutrisi yang cepat dan tepat bagi anak anak stunting agar pertumbuhan mereka akan terus naik sehingga bisa keluar dari stunting,” ujar Ratuliu.
Diapun berpesan kepada seluruh perangkat daerah, Camat, Hukum Tua hingga tingkat bawah agar terus memberikan sosialisasi, pemahaman stunting dan bagaiman cara mengatasinya.
“ Kita keluar dari Stunting, anak anak kita sehat dan kuat, bangsa kita akan maju dan jaya,” pungkas Ratuliu. (Advetorial)
