Hemat Anggaran, Tapi MTQ Boltara Justru “Meledak”! Ini Pesan Keras Bupati di Penutupan
Seputarsulutnews.co, Boltara– Siapa bilang efisiensi bikin acara meredup? Di Boltara, MTQ justru membuktikan sebaliknya lebih sederhana, tapi gaungnya terasa jauh lebih kuat.
Penutupan MTQ ke-IX tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sabtu (3/5/2026), menjadi momen yang tak sekadar seremoni. Di balik panggung sederhana, tersimpan pesan tegas dari Bupati Dr. Sirajudin Lasena.
Digelar sejak 30 April, ajang ini mengangkat tema besar tentang peran Al-Qur’an sebagai fondasi moral pembangunan daerah. Namun yang paling menyita perhatian justru pernyataan Bupati soal integritas.
Bupati menegaskan bahwa hasil lomba bukanlah segalanya. Yang lebih penting adalah proses yang jujur dan profesional.
“Kalau prosesnya benar, hasilnya pasti bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya di hadapan peserta dan tamu undangan.
Di tengah kebijakan efisiensi, MTQ tetap berlangsung meriah. Bahkan, menurut Bupati, justru di situlah nilai sesungguhnya terlihat.
“Ini bukti, keterbatasan bukan alasan untuk menurunkan kualitas,” ujarnya.
Sorotan lain datang saat Kecamatan Kaidipang diumumkan sebagai juara umum. Trofi kemenangan langsung diserahkan Bupati, disambut antusias para kafilah.
Penutupan MTQ ini dihadiri berbagai unsur penting daerah, mulai dari perwakilan Kejaksaan, Kementerian Agama, MUI, hingga jajaran TNI/Polri dan tokoh masyarakat.
MTQ ke-IX Boltara bukan sekadar lomba tilawah. Ia menjadi panggung pembuktian bahwa nilai, integritas, dan semangat keagamaan tetap bisa berdiri tegak bahkan saat anggaran dipangkas.(***)
