Hadapi Nataru 2026, Pemkab Komitmen Masyarakat Sitaro Merayakan Tanpa Gangguan, Dirut dan Wakil Dirut PLN Jamin Pasokan Listrik di Seluruh Wilayah Menjadi Perhatian Utama
Seputarsulutnews.co, Sitaro– Rapat Koordinasi Pembahasan Konkrit Mengantisipasi Momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk kesiapan nasional menghadapi puncak mobilitas akhir tahun.
Dalam Rakor tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melalui Wakil Bupati Hieronimus Makainas, SE.,MM turut mempresentasikan langkah-langkah konkret yang akan dilakukan di daerah kepulauan Sitaro.
Wabup Hieronimus menyampaikan Sitaro segera menggelar tindak lanjut cepat di daerah. “Dalam satu dua hari ke depan, Pemda bersama Forkopimda akan melakukan rapat koordinasi untuk mempersiapkan dan mengantisipasi segala kemungkinan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh agenda penanganan harus disusun dengan baik agar masyarakat dapat menikmati perayaan Natal dan Tahun Baru dengan aman serta nyaman. “Kami ingin masyarakat bisa merayakan dengan baik tanpa gangguan.”
Mengenai sektor transportasi laut yang menjadi urat nadi mobilitas warga Sitaro, Wabup menegaskan bahwa pihaknya sudah menghubungi perusahaan daerah pelayaran. “Dua kapal milik daerah telah dipersiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, baik rute Siau–Bitung maupun Siau–Manado,” jelasnya.
Persiapan ini dianggap sangat penting mengingat peningkatan mobilitas antar pulau biasanya mencapai puncaknya pada pekan menjelang Natal dan Tahun Baru.
Di bidang pangan, Pemda Sitaro memastikan ketersediaan sembako bagi masyarakat. Hieronimus menyebutkan bahwa Bulog menyampaikan stok masih aman. “Tetapi kami tetap akan berkoordinasi agar tidak ada hambatan selama Nataru,” tambahnya.
Menurutnya, ketersediaan pangan dan kelancaran distribusi menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat.
Wabup juga menyampaikan imbauan khusus menghadapi kondisi cuaca yang kerap berubah di bulan Desember. “Masyarakat kami minta waspada. Cuaca kurang stabil, sehingga aktivitas laut maupun perjalanan harus dipertimbangkan dengan matang,” pesannya.
Ia menekankan agar masyarakat menyesuaikan pengeluaran dengan kemampuan masing-masing dalam memenuhi kebutuhan perayaan Natal dan Tahun Baru.
Tidak hanya soal transportasi dan pangan, ketentuan mengenai libur Aparatur Sipil Negara (ASN) juga telah mengikuti peraturan pusat. “Libur ASN sudah diatur pemerintah, jadi akan kami sesuaikan dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.
Wabup Hieronimus kembali menegaskan komitmen Pemda Sitaro untuk bekerja cepat dan bersinergi. “Intinya, kita semua ingin masyarakat Sitaro merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, penuh sukacita, dan tanpa kekhawatiran.”
Rakor nasional kali ini menjadi momentum konsolidasi besar yang menghubungkan seluruh tingkat pemerintahan dari pusat hingga daerah terpencil di kepulauan.
Dengan sinergi tersebut, pemerintah berharap seluruh potensi hambatan dapat diantisipasi, mulai dari ketersediaan komoditas, keamanan, arus mudik, hingga kestabilan listrik yang menjadi perhatian utama setiap jelang Nataru.
Pada akhirnya, kesiapan bersama inilah yang menjadi fondasi kelancaran kegiatan masyarakat di penghujung tahun. Dan bagi Sitaro, semua langkah yang disiapkan tak lain adalah untuk memastikan masyarakat dapat menyambut Natal dan Tahun Baru 2026 dengan penuh damai dan sukacita.
Kehadiran Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro dalam Rakor nasional tersebut dilakukan secara virtual, namun nuansa keseriusannya tetap terasa kuat. Wakil Bupati Hieronimus Makainas, SE.,MM memimpin langsung tim daerah yang mengikuti jalannya pembahasan bersama seluruh kementerian, BUMN, wakil menteri, lembaga negara, Panglima TNI, dan Kapolri. “Walaupun dilaksanakan secara virtual, koordinasi tetap harus berjalan maksimal,” ujar Wabup dalam sela-sela pertemuan itu.
Sementara itu, Rakor dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian itu melibatkan hampir seluruh unsur strategis pusat dan daerah. “Rakor ini memastikan seluruh sektor bergerak serempak. Tidak boleh ada yang berjalan sendiri-sendiri,” tegas Mendagri Tito dalam pengarahan awalnya.
Dalam forum tersebut hadir BNPB, Basarnas, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, para kepala lembaga kementerian, serta gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia.
Panglima TNI dan Kapolri juga berada dalam satu meja koordinasi untuk memastikan unsur keamanan dan pengendalian situasi berjalan optimal pada masa libur panjang Nataru.
Direktur Utama Perum Bulog turut memaparkan kondisi ketersediaan pangan nasional, terutama komoditas utama seperti beras, gula, tepung, telur, minyak, dan daging. “Stok harus aman, distribusi tidak boleh terganggu,” penekanannya disampaikan tegas.
Di sektor energi, Dirut dan Wakil Dirut PLN memaparkan kesiapan pasokan listrik di seluruh wilayah Indonesia. Antisipasi pemakaian puncak saat perayaan Natal dan pergantian tahun menjadi titik perhatian utama PLN.
Salah satu kebijakan yang menarik perhatian publik adalah stimulus ekonomi dari Kementerian Perhubungan berupa penyediaan tiket angkutan gratis selama masa Nataru 2026. Kebijakan ini diharapkan bisa membantu mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pergerakan ekonomi.
Pada saat yang sama, PT ASDP Indonesia Ferry memastikan kesiapan penuh menghadapi lonjakan arus penyeberangan. Kapal, dermaga, serta manajemen trafik penumpang disampaikan dalam kondisi siap operasi.(***)
