Fraksi Nasdem ‘Desak’ Bupati Evaluasi Pimpinan OPD, Makagansa ‘Warning’ Thungari
SANGIHE – Rapat paripurna DPRD pembicaraan tingkat II pengambilan persetujuan bersama terhadap Ranperda APBD Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun Anggaran 2026 akhirnya selesai dan ditandai dengan penandatanganan antara lembaga eksekutif dan legislatif.
Meski demikian, beberapa catatan atau pandangan umum yang disampaikan oleh masing-masing fraksi harus menjadi sebuah perhatian serius dari Pemerintah Daerah, dalam hal ini Bupati selaku pemegang kekuasaan tertinggi.
Fraksi Partai Nasdem sebagai fraksi pengusung yang memenangkan kontestasi Pilkada Tahun 2024 bahkan dengan tegas ‘mendesak’ Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari untuk segera melakukan evaluasi terhadap pejabat tinggi pratama yang ada saat ini.
Fraksi Partai Nasdem bahkan tak segan meminta Bupati untuk memberikan peringatan hingga melakukan rolling terhadap para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Fraksi Partai Nasdem merekomendasikan kepada bupati untuk memantau dan mengevaluasi kerja pimpinan organisasi perangkat daerah, dengan cara memberi penghargaan atau award bagi yang berprestasi dan peringatan atau warning dan reposisi bagi yang tidak bekerja secara maksimal,” bunyi pernyataan fraksi nasdem dalam pandangan umum fraksi yang dibacakan oleh Sekwan, Triputri Tamaka. Kamis, 27 November 2025 dari mimbar sidang.
Diakhir rapat paripurna pun, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Risald Paul Makagansa yang juga merupakan anggota fraksi nasdem, memberikan ‘warning’ kepada bupati terhadap kebijakan ataupun keputusan yang diambil, secara khusus soal penyampaian Bapemperda (Badan Pembentukan Peraturan Daerah).
“Perlu kami mengingatkan Pak Bupati, kiranya penyampaian bapemperda ini tidak hanya menjadi hiasan diforum seperti ini tapi ada tindak lanjut dari apa yang diajukan perlu dikawal,” tegasnya.
Alasan Makagansa memberikan ‘warning’ karena berdasarkan pengalaman yang telah Ia lewati selama 20 tahun lebih menjabat sebagai Anggota legislatif di DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Kadang lebih baik satu atau dua ranperda yang diajukan tapi tuntas daripada banyak-banyak tapi pada akhirnya mengambang tidak ada hasil, pengalaman yang lalu-lalu di ranperda eksekutif,” pesannya.
Rapat paripurna turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, Pimpinan dan anggota Dprd, Sekda dan para asisten, pimpinan OPD hingga camat dan lurah terkait.***
