Mei 26, 2026

Giat Jumat Curhat, Cegah Jo, Polres Mitra Di Perkampungan Nazareth Desa Wioi Timur

0
foto polres di Nazaret

Mitra.Seputarsulutnews.com.- Giat Jumat Curhat yang menjadi program Kapolri dan Kapolda Sulut terus ditindaklanjuti oleh Polres Mitra dengan turun di masing masing desa untuk mendengar Curahan Hati masyarakat tentang Kamtibmas yang ada di desa tersebut.

Kali ini, program Jumat Curhat, Cegah Jo Polres Mitra dilaksnakan di desa Wioi Timur atau dikenal dengan perkampungan transmigrasi Nasareth. Porogram Jumat Curhat, “Cegah Jo” dipimpin langsung Kapolres Mitra AKBP Feri Sitorus bersama Ketua Cabang Bhayangkari Kabupaten Mitra Ny Sally Feri Sitorus.

Kegiatan tersebut dilaksanakan hari ini, Jumat (27/1-2023) di kantor desa Wioi Timur Kecamatan Timur diawali dengan ucapan selamat datang oleh Camat Ratahan Timur Meytha Ompi SE dan dilanjutkan dengan pemaparan Kamtibmas oleh Kapolres Mitra Feri Sitorus dilanjutkan dengan tanya jawab dalam bentuk Curahan Hati (curhat) oleh masyarakat yang ada di lokasi Desa tersebut.

Dalam tanya jawab yang dipimpin Kapolres, Royke Ponggohong Mewakili Hukum Tua dan Perangkat Desa menayakan tentang pengurusan Surat Ijin Mengemudi(SIM).

“ Yang saya ingin tanyakan ke pak Kapolres tentang bagimana syarat pengurusan SIM ,” ujar Ponggohong.

Sementara itu Tokoh masyarakat Wioi Timur yang juga ketua BPD Pinehas Tabo mengungkapkan tentang Minuman keras captikus yang merupakan salah satu mata pencaharian warga masyarakat. Disamping itu menjadi kendala kendaraan bermotor yang tidak memiliki identitas/ surat lengkap.

“ Anak anak ke sekolah mereka menggunakan kendaraan bermotor. Tetapi kendaran bermotor tidak memiliki Identitasatau surat lengkap. Ini pula merupakan alat trnsportasi anak sekolah karena jarak tempuh sekolah lumayan jauh berada di Desa Wioi,” Ujar  Tabo.

Sekcam Ratahan Timur Donni Kapahang ST dalam Curhatnya mengungkapkan bahwa anak anak Muda yang ada di Kecamatan Ratahan Timur berkeinginan untuk menjadi Polisi tetapi ada yang sudah mendaftar namun belum beruntung.

“ Saya berkeinginan agar Putra Putri ratahan Timur yang mendaftar menjadi pokisi semuanya dapat diterima. Untuk ada kiat atau arahan dari pak Kapolres agar Anak anak kita bisa lulus dan diterima  menjadi Polisi,” Harap Kapahang.

Kapolres mengatakann usulan, saran serta curahan hati (Curhat) yang telah disampaikan akan terus di Full Up oleh pihak kepolisian.

Menyangkut pengurusan SIM, pihaknya hingga saat ini belum ada alat cetak SIM. Tetapi kami terus bekerja sama dengan pihak Polres Tomohon dalam rangka pembuatan SIM.

“ Saat ini untuk pembuatan SIM pihak Polres Mitra bekerja samadengan Polres Tomohon seperti pembuatan SIM On Line lewat SIM keliling” ujar Sitorus.

Ditambahkannya persayaratan sudah jelas yaitu harus memiliki KTPserta harus mengikuti pelatihan bagi yang baru membuat SIM.

Ditambahkan Sitorus, menyangkut Kamtibmas, kami terus melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan maupun desa melalui Hukum Tua yang ada di masing masing Desa.

“ Kalau ada ganguan,berupa keributan, silahkan hubungi kami di polsek atau Polres termasuk saya melalui WA atau no HP. Setelah menerima Laporan kami langsung bergerak cepat turun untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sesuai dengan moto Cegah Jo,” ujar Sitorus.

Menyangkut Miras maupun kendaraan bermotor, harus sesuai aturan. Dimana anak anak di bawa umur tidak diperkenankan membawa kendaran ke sekolah. Begitupun dengan minuman keras cap tikus.

“ Minuman beralkohol “Cap Tikus yang diproduksi oleh petani termasuk petani yang ada di desa Wioi Timur. Boleh diproduksi tetapi jangan sampai minuman ini menciptakan Kamtibmas yang tidak baik sehingga menimbulkan keributan, perkelahian dan lainnya,” ujar Kapolres. sampai berdampak tidak baik.

Usai kegiatan Jumat Curhat Cegah Jo, dilanjutkan dengan pemberian Bansos oleh Ibu Ibu Bhayangkari Kabupaten Mitra. (Fredy)

Tinggalkan Balasan