Juli 13, 2026

Optimis Pemilu Berintegritas Pasca Pademi Covid 19

0
Jhoony suak

Johnny Alexander Suak (JAS), Direktur Lembaga Independen Electoral Menagement End Constitution (E-MC).

SUARASULUT.COM,MANADO– Rencana pelaksanaan Pilkada 2019 digelar 09 Desember 2020, terus mendapat perhatian serius para pengamat politik hingga pengiat pemilu. Pun Pilkada bakal digelar Desember, terus menjadi bahasan diskusi.

Johnny Alexander Suak (JAS), Direktur Lembaga Independen Electoral Menagement End Constitution (E-MC), tampil salahsatu narasumber dalam diskusi online melalui meeting zoom, Kamis (30/04/2020) sore berpendapat, terkait pelaksanaan Pilkada bulan Desember 2019, tentunya harus dapat dipastikan masa tanggap darurat Bencana 29 Mei 2020 tidak diperpanjang lagi.

Artinya Penanganan Covid 19 secara bersama oleh seluruh komponen masyarat dan pemerintah sungguh optimal.

Mantan pimpinan Bawaslu Sulut itu, berpendapat keputusan Kemendagri, DPR RI dan Penyelenggara Pemilu yang sepakat ditunda pelaksanakan 9 Desember 2020 dengan anggaran yang tersedia NPHD 2020, segera dilegitimasi dengan Perpu yang akan dikeluarkan Presiden Joko Widodo waktu dekat ini.

Tak hanya itu, pria yang juga saat ini menjabat Kepala Bidang (Kabid) di Kesbangpolda Sulut, mengatakan KPU dan Bawaslu dikawal DKPP secepatnya melakukan penyesuaian mekanisme dan proses sesuai aturan Pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember 2020, termasuk para Pemantau Pemilu, walaupun harus dibayar dengan penurunan tingkat kualitas dan partisipasi pemilu tapi diyakini tidak mengurangi hasil pemilu berintegritas.

Dirinya juga yakin Pilkada iptimis akan membangkitkan dan menggerakkan sendi- sendi perekonomian dan menggairahkan dunia usaha.

“Tentunya dibutuhkan kesadaran kolektif dan intervensi negara untuk memutus rantai penularan Covid-19,” pungkas Direktur Lembaga Independen Electoral Menagement End Constitution (E-MC).(wal)

Tinggalkan Balasan