Juni 1, 2026

247 Orang di Pulangkan Akibat Tidak Memenuhi Protokol Kesehatan

0
Pemkot Bitung

Franky Ladi Asisten lll kota Bitung saat melakukan konferensi pers di kantor BPBD kota Bitung didampingi Kadis Kesehatan Bitung dr Jeaneste Watuna dan kepala BPBD Rudy Wongkar.(ist)

SUARASULUT.COM, BITUNG- Pembatasan orang yang masuk ke kota Bitung dengan hanya membuka jalan Sagerat untuk masuk ke kota Bitung dan menutup tiga 1×24 tiga pintu masuk lainnya dalam upaya untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 terus berlangsung.
Sejak 8 April 2020 pemerintah kota Bitung menerapkan satu jalan masuk ke kota Bitung dan lengkap dengan pemeriksaan kesehatan.

Untuk Selasa,(14/04/20) 247 orang yang dipulangkan kembali ke daerah asalnya karena tidak memenuhi ketentuan kesehatan. Hal ini diKatakan Franky Ladi asisten lll kota Bitung saat melakukan konferensi pers di kantor BPBD kota Bitung yang didampingi Kadis kesehatan Bitung dr Jeaneste Watuna dan kepala BPBD Rudy Wongkar.

Dalam kesempatan tersebut, Franky Ladi menyampaikan bahwa diKota Bitung saat ini, status Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 22 orang. Angka ini menurun dari sebelumnya 24 orang namun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami peningkatan dari 1 orang menjadi 3 orang dan terkonfirmasi positif 1 orang, serta ada 1 orang PDP meninggal dunia.
Lanjut Ladi, untuk penanganan lebih lanjut terkait dengan pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP, gugus tugas covid-19 terus berkoordinasi dengan gugus tugas Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Ladi Menjelaskan dalam rangka untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19, Pemerintah Kota Bitung telah menyalurkan dan mendistribusikan bantuan sembako bagi masyarakat yang terdampak, berupa 10 kg beras, satu kartun Supermi, dan 10 ikan kaleng yang telah terdistribusi ke-8 kecamatan, dengan jumlah yang susah tersalur sebanyak 7.210 paket.

Lanjut Ladi, untuk masyarakat yang sampai hari ini belum menerima bantuan dan yang belum terdata, Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban, Wakil Walikota Maurits Mantiri dan Sekda Audy Pangemanan telah memberikan perhatian tersendiri.
“Walikota Bitung bapak Maximiliaan Jonas Lomban telah menugaskan semua lurah untuk mendata kembali dan bagi yang belum terdata agar melaporkan kepada lurah setempat, karena pihak BPBD tinggal menunggu data dari pihak kecamata dan lurah untuk didistribusikan tahap kedua” tegas Ladi.(angky)

Tinggalkan Balasan