Ikuti PKN II, Sekwan DPRD Sulut Niklas Silangen Siapkan Inovasi untuk Penguatan Birokrasi
Seputarsulutnews.co, Manado– Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Niklas Silangen, resmi menjadi peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIII Tahun 2026 yang diselenggarakan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulut. Kegiatan tersebut dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Sekretaris Provinsi, Tahlis Gallang, pada Senin (13/7/2026).
Pelatihan yang berlangsung selama 107 hari itu diikuti para pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dengan total 923 jam pembelajaran menggunakan metode blended learning, yang menggabungkan proses belajar tatap muka dan daring.
Dalam sambutan Gubernur Sulut yang dibacakan Sekprov Tahlis Gallang, ditegaskan bahwa PKN Tingkat II merupakan bagian dari upaya mencetak pemimpin birokrasi yang adaptif, inovatif, dan mampu menghadirkan perubahan nyata melalui proyek perubahan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan mengusung tema “Kepemimpinan Adaptif untuk Ekosistem Investasi”, pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan aparatur dalam membangun birokrasi yang profesional, responsif, bersih, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat dan berkualitas.
Niklas Silangen menyambut baik kesempatan mengikuti program tersebut. Menurutnya, pelatihan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan sekaligus menghasilkan gagasan inovatif yang dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Sulawesi Utara.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, dan Sekretaris Provinsi Tahlis Gallang atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengikuti PKN Tingkat II.
“Kesempatan ini akan saya manfaatkan semaksimal mungkin untuk memperkuat kapasitas sebagai pejabat publik serta melahirkan inovasi dan proyek perubahan yang memberi manfaat bagi masyarakat maupun kemajuan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,” kata Niklas.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan mampu menjadi pemimpin yang siap menghadapi tantangan birokrasi modern, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif sesuai arah pembangunan Sulawesi Utara.(yren)
