Juli 14, 2026

403 Tahun Manado, Dari Kota Bersejarah Kini Hadapi Ujian Besar: Andrei Angouw Sampaikan Pesan Penting untuk Warga

Seputarsulutnews.co, Manado– Di balik pesta usia 403 tahun, Manado menyimpan pesan keras: kota besar tidak hanya dibangun oleh waktu, tetapi oleh tangan warganya yang mau menjaga dan bekerja bersama.

Lapangan Sparta Tikala menjadi saksi peringatan 403 tahun perjalanan Kota Manado. Ribuan mata tertuju pada momen ketika Wali Kota Andrei Angouw berdiri sebagai inspektur upacara membawa pesan tentang sejarah, syukur, dan tanggung jawab menjaga masa depan ibu kota Provinsi Sulawesi Utara itu.

Dengan tema “Manado JUARA, Maju dan Sejahtera”, upacara HUT ke-403 Kota Manado menghadirkan unsur pemerintahan, legislatif, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga jajaran BUMD.

Dalam momentum tersebut, sejarah panjang Kota Manado kembali diingatkan, mulai dari masa pembentukannya hingga perjalanan kepemimpinan para wali kota dan wakil wali kota yang membawa perubahan dari masa ke masa.

Andrei Angouw dalam pidatonya menegaskan, usia 403 tahun bukan sekadar angka, melainkan bukti perjalanan panjang yang harus dijaga bersama.

Wali Kota menyebut Manado telah berkembang sejak masa Portugis dan terus mengalami transformasi hingga menjadi kota yang dikenal saat ini.

“Patut kita ucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas HUT ini. Mari kita terus bekerja keras dan menjaga Kota Manado,” ungkapnya.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Manado, termasuk pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta masyarakat.

Menurutnya, masa depan Manado tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga kepedulian seluruh warga.

“Rawat Kota Manado, karena kota ini adalah rumah kita bersama,” pesan Andrei.
Peringatan HUT ke-403 Kota Manado ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Judi Tunari M.Teol., sebagai tanda harapan agar perjalanan Manado ke depan semakin maju dan diberkati.(***)

Exit mobile version