Oktober 12, 2026

Sidak Di Perkantoran Blok A, Bupati Warning Keras ASN Yang Tidak Hadir Tanpa Pandang Bulu

IMG-20260304-WA0010

Seputarsulutnews.co. Mitra. Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara )(Mitra) Ronald Kandoli melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Sejumlah SKPD yang yang ada di Blok A kelurahan Wawali Kecamatan Ratahan hari ini Rabu (4/03-2026)

Dalam sidak tersebut, Bupati Ronald Kandoli didampingi oleh Kaban BKPSDM Mitra Rudi Wakidin, SH, Kabid kinerja aparatur dan penghargaan BKPSDM Ronald Toloh.

Di awali diKantor DPRD Mitra, Perijinan Satu Pintu, dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, BKPSDM,  Bapeda, dan Diskominfo.

Kepada media ini Bupati mengatakan bahwa langka tegas tegas ini diambil untuk memantau langsung disiplin kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, di lingkungan Pemkab Mitra

Bupati  memberikan warning dan peringatan keras terhadap oknum ASN yang hanya melakukan absensi lalu meninggalkan kantor tanpa alasan yang jelas. Selain itu, penggunaan aplikasi manipulasi lokasi atau Fake GPS menjadi atensi khusus dalam sidak kali ini.

“Saya akan menelusuri penggunaan Fake GPS. Apabila didapati, maka akan diberikan sanksi tegas tanpa pandang bulu,” ujar Bupati

Secara khusus, Bupati menekankan bahwa kinerja dan kehadiran PNS/ PPPK akan dievaluasi secara berkala. Ia meminta seluruh ASN menunjukkan kinerja terbaik demi membawa Kabupaten Mitra sebagai contoh bagi daerah lain di Sulawesi Utara.

“PNS dan PPPK wajib disiplin. Kalau memang ada halangan dan tidak bisa hadir, tidak apa-apa asalkan ada pemberitahuan resmi. Jangan justru tidak hadir tapi memanipulasi kehadiran,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, setiap temuan dalam sidak langsung dituangkan dalam berita acara yang akan menjadi dasar evaluasi dan pemberian sanksi. Bupati juga menginstruksikan para Kepala SKPD untuk lebih ketat dalam mengawasi serta terus mengingatkan bawahannya mengenai pentingnya kedisiplinan.

“Ini demi kebaikan kita bersama. Kabupaten Mitra harus memberikan contoh yang baik dalam pelayanan dan integritas kerja,” pungkasnya. (Fredy)