Gubernur Resmi Tutup Porprov Sulut XII, Manado Juara Umum
(foto istimewa)
Seputarsulutnew.co, Sulut– Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus resmi tutup Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara XII, Senin (24/11/2025) di Stadion Klabat Manado.
Kota Manado keluar sebagai juara umum dengan perolehan medali 365 medali masing-masing 164 medali Emas, 104 medali Perak dan 97 medali Perunggu .
Gubernur Yulius Selvanus bangga dan syukur atas suksesnya penyelenggaraan Porprov Sulut XII yang berlangsung selama kurang lebih 10 hari.
“Pertama-tama, marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Atas berkat dan penyertaan-Nya, kita semua dapat berkumpul di Stadion Klabat ini dalam keadaan sehat, di penghujung seluruh rangkaian Porprov Sulawesi Utara,” ujar Gubernur Yulius.
Apresiasi setinggi tingginya disampaikan Gubenur Yulius kepada seluruh atlet yang telah berjuang mati-matian membela daerah masing-masing, juga kepada panitia yang berhasil menjalankan tugas dengan baik.
“Kami sangat bangga karena seluruh cabang olahraga dapat diselenggarakan dengan lancar, dan tidak ada laporan cedera berat. Yang saya dengar justru semangat luar biasa dari masing-masing kontingen,” ucap Gubernur Yulius.Gubernur bangga keakraban antaratlet yang tetap menjunjung sportivitas.
Lanjut Gubernur Yulius menegaskan bahwa Porprov hanyalah permulaan. Ia minta kepada pengurus KONI serta seluruh pengurus cabang olahraga untuk segera bersiap menghadapi event-event besar tingkat nasional. Diantaranya agenda terdekat yaitu Pekan Olahraga Beladiri Nasional 2026 yang akan digelar di Manado, di mana Sulut dipercaya sebagai tuan rumah.
“Saya ingin kita semua memiliki satu cita-cita pada event nasional nanti, Sulawesi Utara harus masuk 10 besar! Pemerintah akan memfasilitasi. Saya siap bertanggung jawab untuk mempersiapkan kalian menjadi juara,” tegas gubernur.
Selain itu, Sulut juga akan menjadi tuan rumah beberapa cabang olahraga nasional lainnya seperti biliar, panahan, dan tinju. Gubernur meminta seluruh Cabor menyeleksi atlet terbaik, bahkan mendatangkan pelatih dari luar negeri jika diperlukan.
Gubernur mengajak seluruh pihak untuk mengevaluasi penyelenggaraan dan prestasi setiap daerah demi persiapan menyongsong Porprov berikutnya.
“Dalam pertandingan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Bagi yang kalah, jangan patah semangat. Bagi yang menang, jangan sombong, karena besok kalian bisa dikalahkan,” pesannya.
Gubernur juga mengungkapkan bahwa selama Porprov berlangsung, ia rutin mengunjungi berbagai venue pertandingan.
“Setiap hari saya datang ke 5 sampai 6 venue, dari pagi sampai malam. Itu semua saya lakukan karena saya mencintai olahraga dan saya mencintai kalian para atlet Sulawesi Utara,” ucapnya menutup sambutan.
Dengan berakhirnya Porprov Sulut XII dan Kota Manado ditetapkan sebagai juara umum, Gubernur menegaskan bahwa semangat olahraga harus terus menyala sepanjang tahun.
“Porprov XII bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga tonggak lahirnya bibit-bibit atlet baru yang diharapkan mampu mengharumkan nama Sulawesi Utara di tingkat nasional. Porprov XII telah selesai, tetapi perjalanan prestasi olahraga Sulut baru saja dimulai,” pungkasnya.
Gubernur Yulius juga pada kesempatan itu mengumumkan Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Porprov XIII pada tahun 2027. “Terima kasih kepada Bupati Minahasa dan Wali Kota Tomohon yang telah bersedia menjadi tuan rumah,” ujarnya.
Turut hadir dalam acara penutupan itu, Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay, Ketua PKK Sulut Anik Yulius, Para kepala Daerah Kab/Kota se-Sulut dan unsur Forkopinda serta seluruh kontingen se-Sulut (yren)
Perolehan medali lengkap Porprov XII Sulut 2025 berdasarkan kontingen :
Manado: 164 emas, 104 perak, 97 perunggu (365 total)
Minahasa: 58 emas, 45 perak, 67 perunggu (170 total)
Bitung: 26 emas, 52 perak, 75 perunggu (153 total)
Minut: 33 emas, 27 perak, 69 perunggu (129 total)
Tomohon: 27 emas, 35 perak, 61 perunggu (123 total)
Minsel: 12 emas, 25 perak, 56 perunggu (93 total)
Kotamobagu: 24 emas, 33 perak, 40 perunggu (97 total)
Sangihe: 24 emas, 19 perak, 39 perunggu (82 total)
Sitaro: 13 emas, 19 perak, 27 perunggu (59 total)
Bolmut: 4 emas, 13 perak, 25 perunggu (42 total)
Bolmong: 5 emas, 10 perak, 21 perunggu (36 total)
Mitra: 3 emas, 5 perak, 16 perunggu (24 total)
Boltim: 5 emas, 8 perak, 10 perunggu (23 total)
Talaud: 4 emas, 5 perak, 14 perunggu (23 total)
Bolsel: 1 emas, 2 perak, 3 perunggu (6 total)
