Mei 2, 2026

350 CPNS Tahun Anggaran 2024 Terima SK. Bupati Mitra Ronald Kandoli Berharap Dapat Tunjukan Dedikasi Dan Loyalitas 

IMG-20250623-WA0045

Mitra.Seputarsulutnews.co.– Sebanyak 350 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) tahun 2024 menerima Surat Keputusan (SK). Penyerahan SK tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Mitra Ronald Kandoli, bertempat di ruang Soekarno Legislatif Hall Kantor DPRD Mitra, Senin (23/6- 2025).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Ronald Kandoli, Ketua DPRD Kabupaten Mitra Sophia Antou, SE, Asisten III bagian Administrasi Umum Ir. Elly Sangian, ME, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Rine Komansilan, para Kepala SKPD, Kepala Badan serta para Camat se-Kabupaten Mitra.

Dalam sambutan Bupati Mitra Ronald Kandoli mengatakan, sebagaimana kita tahu bersama proses seleksi pengadaan CPNS formasi tahun 2024 telah berlangsung secara transparan dan objektif dan berbasis sistem merit.

“Perlu kami sampaikan bahwa, jumlah pelamar yang mendaftar di Kabupaten Minahasa Tenggara sebanyak 3266 orang, ini jumlah yang cukup banyak. Namun yang kami terima hanya 350 orang, dalam artian kita semua CPNS perlu bersyukur. Banyak yang terpanggil, sedikit yang terpilih,” ujar Kandoli.

Lanjut dikatakan Kandoli, tentunya kami harapkan, ketika setelah penyerahan SK nanti para CPNS yang baru ini bisa dapat menyesuaikan dengan keadaan yang ada.

“Artinya, para Calon Pegawai Negeri Sipil yang akan menerima SK sebentar harus loyal kepada Pimpinan. Itu yang sangat penting ,” pungkasnya

Dengan kehadiran para  CPNS yang baru ini dapat membantu seluruh proses administrasi ke pelayanan kepada masyarakat agar kedepan, pelayanan kepada masyarakat tetap terlaksana dengan baik

“Perlu saya sampaikan kepada kesempatan ini, kita tidak ada lagi penerimaan CPNS. Pasalnya, sesuai hasil evaluasi kami. Sebanyak 350 orang CPNS ditambah lagi, para P3K dijajaran Pemerintah Kabupaten Mitra baru saja terima SK.  Kebutuhan sudah cukup banyak,” pungkas Bupati.

Dimana dikatakan Bupati, dari Kementerian menargetkan pada tahun 2028 nanti seluruh Kabupaten dan Kota yang ada di seluruh Indonesia belanja pegawai harus berada pada posisi 30 persen.Sedangkan posisi saat ini di Kabupaten Minahasa Tenggara sebelum ada P3K dan CPNS, posisi kita sudah berada di 34 persen.

“Maka kami kedepan akan diadakan evaluasi terus. Memang 30 persen belanja APBD itu paling optimal,  karena belanja pegawai terlalu besar. Akhirnya visi dan misi pembangunan Kabupaten Minahasa Tenggara tidak berjalan dengan baik,” ucap Bupati.

Diapun meminta kepada seluruh CPNS yang menerima SK pengangkatan harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara, terutama terkait kedisplinan dan kehadiran harus diperhatikan.

“Hal ini yang paling terpenting, karena sistem absensinya saat ini sudah memakai digital. Kalau kemarin-kemarin saya masih mendapatkan ada UPS fake, absensi fake. Tetapi mulai hari ini, semenjak saya dilantik sudah tidak ada lagi seperti itu. Jika masih ada kedapatan seperti itu, sudah ada contoh. Ada 2 ASN selama 1 tahun tidak bisa menerima tunjangan,” tegasnya. (Fredy)