Perahu “Pajeko” Disambar Petir, Satu Nelayan Desa Tioua, Tewas, 3 Dilarikan Ke RSUD Tobelo

HALMAHERA UTARA,- Lagi-lagi sambaran Petir memakan Korban. Kali ini dialami Sekelompok Nelayan yang hendak melaut untuk menangkap ikan dengan mengunakan Perahu Pajeko, tepatnya di Perairan Pulau Kolorai Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai pada Senin (01/07/2024) Sekira Pukul 05.00 WIT.
Akibat dari peristiwa tersebut Seorang Nelayan yang di identifikasi bernama Bayu Kantohe, asal Desa Tioua, Kecamatan Tobelo Selatan, Labupaten Halmahera Utara, harus merengang nyawa, serta benerapa rekanya mengalami Luka-luka dan harus dilarikan ke RSUD Tobelo untuk mendapatkan perawatan medis.
Saksi dan juga Korban mengalami luka-luka bernama Riki Pattiasina (40), Rio Hariyawan (23), Gerald Berhandus (41), Safa Pattiasina (14), Piterson Budiman (51) Kelima Nelayan merupakan warga yang sama di Desa Tioua.
Menurut Keterangan Saksi mengatakan Sekira Pukul 05.00 WIT saat itu mereka sementara melaut dengan mengunakan Kapal Ikan jenis (Pajeko) di perairan Pulau Kolorai. Korban Bayu Kantohe saat itu berada di Ruang Komando Kapal, seketika terdengar suara petir Mengelegar kuat, tepatnya di atas kapal. Saat itu juga beberapa tubuh kami yang ada di ruangan tersebut jatuh dan nyaris tak sadarkan diri.
Seketika saya mengecek seluruh rekan dan memastikan keadaan mereka baik. Saya melihat Bayu, tidak sadarkan diri dan sudah tidak bergerak. Sekira Pukul 05.30 WIT, Kami semua memutuskan untuk kembali ke pantai Desa dan melarikan Korban bersama rekan yang trauma ke RSUD Tobelo untuk mendapatkan perawatan Medis. Namun setibanya di RSUD Tobelo pihak medis menjelaskan Bayu telah meningal dunia.
Saat di Konfirmasi Kasi Humas Polres Halmahera Utara Iptu Deny Salaka, SH,. Mengatakan, Sekira Pukul 09.00 WIT personil Polsek Tobelo Selatan Bripka Lambertus Wattimena bersama Dinas BPBD Halut mendatangi Rumah Korban sekaligus Monitoring dan Pulbaket atas peristiwa kecelakaan yang menimpa Keluarga Korban.
“Bahwa untuk saat ini Korban Bayu Kantohe bersama 3 (Tiga) orang lainnya sementara mendapat penanganan Medis di RSUD Tobelo. Peristiwa tersebut menurut keluarga, murni Kecelakaan yang mengakibatkan Bayu Kantohe Meninggal Dunia akibat tersambar Petir,” siangkat Kasi Humas.
Untuk saat ini terdapat 3 (Tiga) Korban yang masih di rawat di RSUD Tobelo untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut. (Oke)
