Lonsor menutupi Jalan, Desa Wongkay Terisolasi. Butuh Exsavator
Mitra.Seputarsulutnews.com. Hujan yang terus menerus sepanjanh hari hingga pagi tadi membuat sejumlah akses jalan penghubung di antara Desa Pangu dan Desa Wongkai serta Desa Wioi Timur terisolasi karena tidak bisa dilewati oleh kendaraan baik roda dua maupun kendaraan roda empat.

dari pantauan media ini, Kamis (13/6) di berapat titik lonsor, seluruh kendaraan tidak bisa melintas mengakibatkan DesaWongkai Raya terisolasi karena semua jalan menuju desa tersebut tertimbun material tanah maupun pohon kayu.
Hukum Tua Wongkay satu Eller Antou ketika ditemui mengakui hal tersebut. dikatakan Antou, kejadian lonsor terjadi sejak tadi pagi secara bersamaan. jalan penghubung Desa pangu Wongkai, Desa Wongkai- Atep, Wongkay Wiau terputus total.
“Desa Wongkay Raya untuk saat ini terisolasi dan tidak dapat kemanan mana,” ujarnya.
Namun saat ini, seluruh masyarakat akan mengadakan kerja bakti untuk membuka akses jalan yang bisa dilalui sementara.
Kami Butuh eksavator untuk membuka jalan dikarenakan lonsor yang terjadi saat ini tergolong parah dan tidak mungkin tenaga manusia, ungkap Antou.
Sementara itu kepala Kecamatan Ratahan Timur Franky Ngognoloy ST ketika ditemui media ini menjelaskan bahwa hari ini Kecamatan Ratim akan melakukan kerja bahkti membuka askes jalan menuju tiga desa yang tertimpa bencana lonsor yaitu Desa PWongkai Satu, Desa Wongkai dan desa Wioi Timur.
Dikatakan Ngongoloy, saat ini akses jalan, menuju ke tiga desa tersebut merupakan terparah dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan bermotor maupun roda empat.

“Saya sudah perintahkan Perangkat desa, BPD serta masyarakat yang ada di Kecamatan ratim untuk kerja bakti membersihkan material yang ada di Jalan penghubung menuju tiga desa,” ujar Ngongoloy.
lanjut Ngongoloy, langsor yang menutupi jalan yang terjadi saat ini, membutuhkan alat berta untuk membersihkan badan jalan.
“Saya berharap pemerintah Kabupaten lebih khusus dinas PUPR untuk dapat membantu memberikan Eksavatot untuk mengangkat serpihan kayu dan tanah yang menutupi jalan penghunung,” ujarnya berharap. (Fredy)
