Bupati Boltim Minta Lagu Berunsur Sadis Ditarik dan Dihapus dari Medsos
Seputarsulutnews.co–Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto, meminta kepada pencipta lagu dan lirik yang berunsur sadis untuk segera menghapus postingan yang telah tersebar di berbagai Media Sosial (Medsos).
Bupati menegaskan bahwa lagu tersebut mengandung unsur kekerasan dalam liriknya dan dianggap tidak pantas dinyanyikan oleh anak-anak.
Dalam pernyataannya, Bupati Sam Sachrul Mamonto menyampaikan, “Kepada siapapun yang menciptakan lagu ini, agar segera ditarik dan dihapus (musnahkan) lagu ini karena mengandung unsur kekerasan (sadis) dalam liriknya dan tidak pantas dinyanyikan oleh anak sekecil itu.”
Mantan jurnalis ini juga menyoroti potensi dampak emosional dari lagu tersebut terutama kepada pihak keluarga yang sedang berduka.
“Lagu ini bisa membangkitkan kesedihan yang mendalam, kekecewaan, dan juga membangkitkan dendam bahkan kemurkaan. Ada rambu-rambu saat kita melakukan apapun, termasuk menulis lagu. Penggunaan bahasa yang tidak diperbolehkan mencakup pornografi, kekerasan, SARA, dan lainnya. Saya mendengar lagu ini sepintas dan sudah memenuhi unsur pidana apabila ada pihak lain yang mempersoalkan. Apalagi lagu ini diciptakan tanpa izin, baik dalam penciptaan lirik maupun pemuatan foto sebagai latar,” ujar Bupati.
Bupati Boltim berharap agar lagu dan lirik yang sudah tersebar di Medsos segera dihapus.
“Sekali lagi, segera dihapus agar tidak dibagikan,” pungkasnya.
Pernyataan Bupati ini mencerminkan keprihatinan terhadap konten yang dapat berpotensi merugikan masyarakat, terutama jika melibatkan unsur kekerasan dan tidak sesuai dengan norma-norma sosial yang berlaku.
Harapannya adalah agar para pencipta lagu dan pengguna Medsos dapat lebih bertanggung jawab dalam menyebarkan konten yang dapat mempengaruhi emosi dan sikap masyarakat. (**)
