Dinas PUPR Kabupaten Mitra Gelar Uji Sertifikasi Kompetensi Konstruksi.
Mitra. seputarsulutnews.com.- Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kabupaten Minahasa Temggara (Mitra) menggelar uji sertifikasi Kompetensi Konstruksi bagi bagi para tukang yang ada di Kabupaten Mitra.
Kegiatan Uji Sertifikasi Kompetensi Kontruksi tersebut dilaksanakan hari ini, Rabu (22/11) bertempat di BPU Desa Wioi Kecamatan Ratahan Timur (Ratim) dan dibuka secara resmi oleh Asisten Dua Sekdakab Mitra Arnold Mokosolang mewakili Bupati Mitra Ir Ronald Sorongan.
Dalam sambutannya ketika membacakan sambutan Bupati, Mokosolang mengatakan bahwa uji sertifikasi Kompetensi Konstruksi ini sangat penting bagi pekerja konstruksi lebih khusus para tukang karena lewat adanya sertifikasi para pekerja atau tukang dapat bekerja dengan profesional karena sudah ada bukti mengikuti uji sertifikasi kompentensi di bidang konstruksi..
“Kegiatan ini sangat berguna dan bermangfaat bagi para tukang karena akan mendapat sertifikasi sebagai tanda sudah layak ikut dalam kegiatan pekerjaan bangunan.
Sementara itu Kepala Bidang Bina Kontruksi Lussy Ambarukmy ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa kegiatan uji Sertifikasi kompetensi konstruksi yang diselenggrakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Mitra dalam rangka uji sertifikasi kompetensi Konstruksi sesuai amanat Undang undang no 2 tahun 2017 tentang kompetensi konstruksi pasal 70 ayat 1 yang mengatakan bahw setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja di bidang konstruksi wajib ikut sertifikasi kontruksi kerja.
Ditambahkan Ambarukmi bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk peningkatan kerja kompetensi kerja dari tenaga trampil dalam hal ini jenjang satu.
Diapun berharap kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin di kabupaten Mitra setiap tahun mengingat Kabupaten Mitra memiliki 135 Desa dan sembilan kelurahan. Untuk peningkatan infrastrukutur yang baik serta berkelanjutan diharapkan tenaga trampil ini berkompoten serta bersertifikasi, ujarnya.
Ditambahknnya, saat ini baru pertama kali dilakukan uji sertifikasi kompetensi Kontruksi dan yang ikut saat ini berjumlah 48 peserta perwakilan tujuh (7) Kecamatan. (Fredy)
