Cegah Stunting, DP2KB Terus Eksis Lakukan Pelayanan Komunikasi, Informasi Dan Edukasi Bagi Warga Masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara.
Kepala Dinas P2KB Dr Helni Ratuliu M.SI kepada media ini mengatakan bahwa pencegahan penurunan angka stunting di kabupaten Mitra terus digalakan oleh dinas P2KB bekerjsa sama dengan dinas Kesehatan bahkan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Mitra.
Ditambahkan Ratuliu, penyuluhan dan pencegahan stunting dilakukan sejak remaja dan sejak sebelum melakukan perkawinan sampai seribu (1.000) fase perkawinan.
“Pencegahan Stunting harus dilakukan sejak usia remaja putri atau seribu (1.000) fase kehidupan sejak sebelum perkawinan ”, ujarnya .”
Para remaja putri harus diberikan vitamin agar mereka semakin vit dan pertumbuhan mereka semakin baik sehingga di masa pemuda dan melakukan perkawinan, dan memiliki anak tidak stunting, tambah Ratuliu.
Tak lupa, mantan Kadis kesehatan Kabupaten Minahasa Tenggara ini memberikan apresiasi dan penghargaan kepada tenaga medis Kabupaten Mitra yang telah memberikan fasilitas kesehatan, baik pemerintah maupun swasta yang terus giat memberikan pelayanan serta terusmemberikan sosialisasi tentang pentinya hidup sehat dalam mencegah stunting di daerah ini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mitra, Bupati bpk James Sumendap SH, MH, Wakil Bupati Bpk Drs Jesaya Legi serta Sekda Kabupaten Mitra David lalandos AP MM mengapresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tenaga medis di kabupaten Mitra, seluruh fasilitas kesehatan baik pemerintah maupun swasta, Pemerintah Desa para kader dan Sup PPKBD yang terus giat memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang stunting sehingga kabupaten Mitra dalam penagnan stunting dinilai berhasil dalam penurunan stunting,”pungkas Ratuliu.
Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berencana dan Kesehatan Reprodukdi Silas Kini S.Com ketika di temui media saat melakukan pelayanan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) bagi masyarakat yang ada di Kecamatan ratahan Timur (Ratim) mengatakan bahwa saat ini dinas P2KB terus melakukan pelayanan sekaligus menginformasikan tentang apa itu Stunting dan bagaimana penanganannya.
“Kami terus melakukan sosialisasi lewat KIE kepada masyarakat terlebih bagi ibu ibu yang memiliki anak balita dan hamil, para remaja putri tentang bagaimana penangan proses mencegah dan menurunkan Stunting,”ujar Silas.
Diapun menuturkan bahwa pihak dinas terus melakukan monitoring dan sosialisasi kepada masyarakat teristimewa ibu ibu agar kedepan kita akan keluar dari Stunting. Puji Tuhan kabupaten Mitra semakin hari semakin berkurang angka Stunting.
Lanjut ujar Silas, kegiatan ini akan terus dilaksanakan dan pihak DP2KB akan terus memantou dan memonitoring seluruh proses kegiatan agar kita Kabupaten Mitra akan keluar dari Stunting. (Advetorial)
