Pemkab Mitra Menggelar Konsultasi Publik RPD 2024-2026
Mitra.Seputarsulunews.com.- Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menggelar Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2024-2026. Bertempat di Sport Hall Kantor DPRD, Selasa 24/1) kemarin
Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap, SH, MH dalam kesempatan tersebut menyampaikan, Rancangan Pembangunan Daerah, dalam rangka persiapan pengisian lowong jabatan Bupati Minahasa Tenggara tahun 2024.
“Berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), setiap kepala Daerah yang ada wajib melaksanakan konsultasi publik dalam rangka mengisi Rancangan Pembangunan Daerah yang akan diisikan dalam RPD 2024-2026,” ujar Bupati.
Menurut Bupati Dua periode tersebut, berdasarkan perintah undang-undang dan juga instruksi menteri dalam negeri. Pemerintah Daerah yang akan berakhir masa periode ini wajib melakukan konsultasi publik. Dimana, tercantum rancangan pembangunan daerah jangka panjang.
” Berdasarkan usulan konsultasi publik saat ini akan membahas program- program yang akan datang. tentunya program tersebut akan sejalan dan sinergi dengan apa yang terkandung dalam RPD,” pungkas Sumendap.
Ditambahkan Sumendap, sehebat-hebatnya pejabat Bupati nanti didalam mencapai cita-cita dan harapan, semua itu sudah di atur, tetap harus mengacu pada putusan RKPD tahun 2023 ini.
” Karena itu, kita menyerap masukan dari bapak ibu sekalian. Konsultasi publik ini dilaksanakan selama dua hari. Tentunya saya berharap dilaksanakan secara baik dan benar, sehingga dalam RKPD bisa ada keputusan. Serta bisa berjalan dengan harapan kita bersama,” jelas harap Sumendap
Bupati Dua Periode ini mengatakan bahwa Kabupaten Minahasa Tenggara sekarang tidak melihat mana yang ada duit dan tidak banyak duit. Tetapi kabupaten Mitra melihat program, di tahun 2024. Saya akan memenangkan peperangan, tutur nya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Marty Mareyke Ole, anggota DPRD, Wakil Bupati Drs. Jesaja Jocke Legi, Sekda Mitra David H Lalandos, AP, MM, Wakapolres Mitra Kompol Aidit Djafar, Kepala Bank SulutGo, staf khusus, staf ahli, Kepala SKPD, Camat, Hukum Tua, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama. (Fredy)
