Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Bencana Gempa Bumi di Sekolah
Bolsel– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolsel menggelar acara Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Bencana Gempa Bumi di Lingkungan Sekolah.
Acara tersebut dibuka oleh Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Asyafri U. Kadullah SPd,ME atas nama Bupati H. Iskandar Kamaru SPt di SMA Negeri 1 Bolaang Uki Selasa (4/10/2022).
Dalam arahannya, Asisten I berpesan agar para siswa mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan menyimak dengan serius materi-materi yang dipaparkan oleh para narasumber.
“Di lingkungan sekolah begitu beresiko jika terjadi bencana gempa bumi. Oleh karena itu, saya minta adik-adik siswa mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh karena kita tahu bersama bahwa Bolsel merupakan daerah rawan
bencana”imbaunya.
Adapun penyampai materi pada kegiatan ini adalah Kepala BPBD Boby S.B. Sampe SlIK (Materi Jenis dan Siklus Bencana), Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan James Koagow SIK (Materi Bencana Gempa Bumi) Kabid Kedaruratan dan Logistik Sirajudin Mokoagow ST (Materi Tanggap Darurat) dan Analis Kebencanaan Reni Irlan Lakuhati S.Kep (Materi Simulasi Penanggulangan
Bencana Gempa Bumi dan Pertolongan pertama pada pasien Luka akibat bencana gempa bumi).
Acara dihadiri oleh 150 siswa beserta para guru. Diinformasikan oleh Kaban Boby, bahwa dalam rangka meningkatkan ketangguhan satuan pendidikan terhadap bencana, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) sebagai upaya
pencegahan dan penanggulangan dampak bencana di satuan pendidikan.
Menurut dia, penyelenggaraan program SPAB diatur melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 33 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Program SPAB. Dalam Permendikbud
tersebut penyelenggaraan program SPAB dilaksanakan pada saat situasi normal atau pra bencana, pada situasi darurat dan pasca bencana.
Kaban Boby menambahkan bahwa ada 8 (delapan) poin tujuan dari penyelenggaraan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana :
1. Meningkatkan kemampuan sumber daya di satuan pendidikan dalam menanggulangi dan mengurangi risiko bencana;
2. Melindungi investasi pada satuan pendidikan agar aman terhadap bencana;
3. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana satuan pendidikan agar aman terhadap bencana;
4. Memberikan perlindungan dan keselamatan kepada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan dari dampak bencana di satuan pendidikan;
5. Memastikan keberlangsungan layanan pendidikan pada satuan pendidikan yang terdampak bencana;
6. Memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik risiko bencana dan kebutuhan satuan pendidikan;
7. Memulihkan dampak bencana di satuan pendidikan;
8. Membangun kemandirian satuan pendidikan dalam menjalankan program SPAB
“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi siswa-siswi dan para guru yang ada di SMA Negeri 1 Bolaang Uki” harap mantan Sekretaris Bappelitbangda ini.(jamal)
