April 18, 2026

Wagub Kandouw Letakan Batu Pertama Pembangunan Pusat Kesehatan Ibu dan Anak

0

Manado– Komitmen Pemerintahan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, untuk sektor kesehatan patut mendapat apresiasi.

Setelah membangun Rumah Daerah ODSK, Rumah Sakit Mata, kini pemerintahan ODSK membangun pusat kesehatan ibu dan anak. Pembangunannya di tandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, bersama Penjabat Sekdaprov Sulut, Praseno Hadi, Jumat (27/05/2022) sore.

Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan laporan Kadis Kesehatan Pemprov Sulut dr Debbie Kalalo dilanjutkan doa lalu peletakan batu pertama oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Penjabat Sekdaprov Sulut Praseno Hadi, Kadis Kesehatan Debbie Kalalo dan Kepala Dinas Prasarana dan Pemukiman (Praskim) Steve Kepel.

Wakil Gubernur Steven Kandouw dalam sambutannya mengatakan hari ini kita kembali menjadi saksi ikhtiar dan semangat Gubernur Sulut pak Olly Dondokambey, untuk mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang mumpuni dan lengkap bagi masyarakat Sulawesi Utara.

Dengan berbagai fasilitas kesehatan yang terus di bangun menjadikan Nyiur Melambai kiblat baru pelayanan kesehatan di Indonesia Timur. Tanpa berlebihan kata Wagub untuk saar ini, Sulut terdepan dalam penyedian infrastruktur kesehatan.

Namun demikian, Wagub mengingatkan harus dilakukan terus mengupdate aspek-aspek regulasi.Karena selain infrastruktur kesehatan, juga harus update regulasi.

Lanjut Wagub, Pusat Kesehatan Ibu dan Anak ini juga untuk pencegahan stunting. Dan terpenting kehadiran infrastruktur kesehatan ini harus jadi juga sumber pemasukan bagi daerah.”Kita bangun dari pinjaman PEN. Sehingga namanya pinjaman harus di kembalikan,” tegas Wagub mengingatkan.

Wagub menambahkan, juga akan di bangun ruang jenazah di rumah sakit ODSK yang nantinya juga berfungsi sebagai rumah duka.

Kadis Kesehatan Debbie Kalalo mengatakan, pembangunan pusat kesehatan ibu dan anak Provinsi Sulawesi Utara ini telah dimulai persiapannya sejak bulan lalu dimana persyaratannya telah dipenuhi sesuai aturan ditetapkan.

Kata Kadis Kesehatan sesuai rencana pembangunan 245 hari kalender. Pelaksanaan pembangunan dilakukan dalam dua tahapan tahap, pertama konstruksi dan tahap kedua penataan ruangan. Pekerjaan pembangunan dilaksanakan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dengan sumber dana APBD Tahun 2022.

Pusat kesehatan ibu dan anak yang akan dibangun ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari pelayanan kesehatan ibu dan anak di RSUD Provinsi Sulawesi Utara sebagai rumah sakit sayang ibu dan anak untuk mendukung program nasional

Adapun ruang pelayanan terdiri dari lantai 1 atau Dasar adalah ruang parkiran lantai 2 ruang rawat inap ibu dan anak lantai 3 ruang rawat inap ibu dan anak serta Pusat Kajian dan pengembangan program kesehatan ibu dan anak Provinsi Sulawesi Utara, lantai 4 fertility center merupakan Ruang Klinik dan laboratorium in Fitro fertilisasi dengan teknologi reproduksi berbantu yang membantu para pasangan suami istri yang memiliki masalah infertilitas yang dikenal dengan program bayi tabung.(wal)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Exit mobile version