April 17, 2026

Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi 2021, Gubernur Dorong Bupati dan Wali Kota Pacu Vaksinasi Covid 19

0
FB_IMG_1642595266757

Manado– Rapat kerja Pemerintahan Se- Sulawesi Utara dipimpin langsung Gubernur Olly Dondokambey di dampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw bersama Forkopimda duduk berdampingan mempresentasikan Kinerja Pembangunan Sulut 2021 dan Rencana Kerja Tahun 2022.

Dengan maksud untuk lebih memperkuat pemulihan ekonomi daerah melalui reformasi sosial ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur.

Di tahun 2021 Banyak hal sudah di lakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang membumikan program-program strategis.

Rapat Kerja Gubernur Sulut Bersama Bupati/Walikota dan Forkopimda Kabupaten/Kota Provinsi Sulut Tahun 2022, di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, diawali dengan doa oleh tokoh agama.

Rakor ini mengangkat tema mempercepat pemulihan ekonomi daerah, melalui reformasi sosial, ketahanan pangan dan pembangunan Infrastruktur.

Selanjutnya, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey didampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw dan Forkopimda Sulut, membuka secara resmi Rapat Kerja Gubernur Sulut Bersama Bupati/Walikota dan Forkopimda Kabupaten/Kota Provinsi Sulut Tahun 2022.

Raker dilanjutkan dengan pemaparan lima narasumber dan Gubernur Olly Dondokambey Keynote Speaker. Moderator Pj Sekdaprov Sulut, Asiano Gamy Kawatu.

Materi di awali Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Denny Tuejeh. Komandan Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka menyinggung potensi terorisme di Sulut, apalagi Sulut dekat dengan Moro, Filipina salahsatu basis organisasi teroris di Asia Tenggara. Namun, hingga kini Pangdam menegskan Sulut aman.

Lanjut Pangdam pusat teroris Asia Tenggara berada di Moro berdekatan wilayah Sulut. Ada indikasi teroris di Poso, Sulawesi Tengah melakukan komunikasi dengan Moro. Pangdam XIII/Merdeka pun kembali menegaskan belum ada indikasi terorisme di Sulut

TNI mengantisipasi daerah perbatasan menempatkan pos di pulau terluar. Pos Pulau Marampit, Pulau Karatung, Pulau Kakorotan, Pulau Kabaruan dan Pulau Marore.

Dilanjutkan materi kedua dari Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, yang banyak mengupas soal sisi hukum Kamtibmas, kemudian materi keempat Kejaksaan Tinggi Sulut dan materi kelima dari BI.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey menegaskan, pandemi Covid 19, telah memukul semua sektor. Namun kita patut syukuri karena koordinasi yang terus terbangun antara pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi, membuat ekonomi Sulut tetap tumbuh positif.

Orang nomor satu di Sulut itu menegaskan, kunci percepat pemulihan ekonomi, adalah memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Dan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19, kata Gubernur, mempercepat pelaksanaan vaksinasi.”Mari Bupati/Walikota percepat pelaksanaan vaksinasi baik dosis satu, dosis dua hingga dosis tiga.”Mari kita berkomitmen Maret 2022, capaian vaksinasi untuk Provinsi Sulawesi Utara, harus 90 persen,” tegas Gubernur.

Gubernur memberi apresiasi Kabupaten/Kota yang capaian vaksinasi sudah di atas target Nasional dan Pemprov Sulut. “Dan bagi daerah yang capaiannya belum capai target ayo dipacu dan Maret 2022 sudah harus 90 persen capaian vaksinasi,” ajak Gubernur memotivasi.

Lanjut Gubernur, dari pemaparan Bank Indonesia, capaian 2021 sudah baik. Sehingga untuk tahun 2022, harus lebih baik.

“Meningkatkan ekonomi tahun 2022, tergantung penanganan Covid 19.Jika pandemi sudah berlalu pasti ekonomi bertumbuh,” aku Gubernur.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey juga tidak menapik masih ada aset-aset pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, di kuasai mereka yang tidak berhak.

Menyikapi kondisi ini, Gubernur Olly memberi apresiasi, terhadap jajaran Kejaksaan Sulut, telah mengamankan aset-aset pemerintah, dari sisi penegakan hukum.

Koordinasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi, dengan BPN dan Kejaksaan, selama ini sudah berjalan dengan baik, sehingga banyak aset-aset pemerintah telah mendapat perlindungan hukum.

“Butuh peran Kejaksaan dari sisi legalitas hukum, melindungi aset-aset pemerintah provinsi,” harap Gubernur Olly.

Di penghujung kegiatan, Gubernur Olly memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang capaian vaksinasinya tertinggi.

Kota Manado menerima penghargaan sebagai Kota dengan percepatan vaksinasi pertama di Provinsi Sulut, ada juga penghargaan kedua yang diterima yakni sebagai kota dengan peserta BPJS Ketenagakerjaan terbanyak ke 3.”Capaian Provinsi Sulawesi Utara di tahun 2022 harus ada lompatan. Dan tentunya menjadi kunci kolaborasi pemerintah Kabupaten/Kota dengan Provinsi, serta tepenting mempercepat vaksinasi. Sebab ekonomi akan berkembang pasat jika pandemi covid 19 sudah berakhir,” pungkas Gubernur Olly.(Advetorial DKIPS Sulut)

Tinggalkan Balasan