April 17, 2026

YSK Teken MoU dengan KLH, Sulut Bersiap Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

FB_IMG_1776085142029

Seputarsulutnews.co, Manado– Sulawesi Utara akhirnya mengambil langkah tegas sampah yang selama ini menjadi masalah klasik akan diubah menjadi sumber energi listrik melalui proyek besar berbasis teknologi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara resmi memulai transformasi pengelolaan sampah modern dengan menandatangani kesepakatan bersama pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) bersama Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Proyek PSEL ini akan difokuskan di wilayah Manado Raya dengan pendekatan aglomerasi yang melibatkan lima daerah: Kota Manado, Bitung, Tomohon, serta Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.

Gubernur YSK menegaskan, proyek ini menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah di wilayah perkotaan.

“Melalui PSEL, sampah tidak lagi menjadi beban, tetapi berubah menjadi sumber daya bernilai ekonomi dan energi,” tegas YSK.

Gubernur juga menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan lingkungan bersih sekaligus mendukung kemandirian energi daerah.

Sementara itu, Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada sinergi antarpemerintah daerah, terutama dalam kesiapan sistem pengangkutan, regulasi, dan pembiayaan.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Sulut bersama pemerintah kabupaten/kota akan segera menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih rinci, termasuk penyiapan kelembagaan dan standar kualitas sampah sesuai teknologi yang digunakan.

Dengan langkah ini, Sulawesi Utara diproyeksikan menyusul daerah lain seperti Bandung Raya dalam penerapan sistem pengelolaan sampah modern sesuai arahan Presiden RI.(***)