Wagub Kandouw: Perempuan Indonesia Kuat Mampu Melampaui Berbagai Tantangan
SEPUTARSULUTNEWS,MANADO–Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, mengatakan jika melihat sejarah, tentunya perjuangan perempuan bukanlah hal mudah.
Namun perempuan-perempuan Indonesia dengan gagah berani menembus batas-batas sosial, bersuara memperjuangkan hak-hak kaumnya, dan bersama-sama dengan kaum laki-laki, meraih kemerdekaan.
Pada akhirnya, konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 menjamin kesetaraan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk perempuan.
Steven mengatakan, hingga kini telah banyak kemajuan dirasakan perempuan. Namun kesetaraan ideal dicita-citakan belum sepenuhnya tercapai.
Budaya patriarki telah mengakar selama berabad-abad masih tersisa dalam kehidupan bermasyarakat.
Perempuan, masih menghadapi berbagai permasalahan yang mengancam kualitas hidupnya. Hal ini kemudian diperparah dengan adanya pandemi COVID-19 yang meningkatkan kerentanan ekonomi perempuan, ketidaksetaraan gender, serta mengancam upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Di tengah terpaan apapun, perempuan Indonesia merupakan srikandi-srikandi kuat yang mampu melampaui berbagai tantangan.
“Perempuan Indonesia tetaplah tangguh, kuat dan berani menjadi penopang hidup kaumnya,” tegas Wakil Gubernur Steven Kandouw, saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) memperingati Hari Ibu ke-93. Kegiatan diprakarsai Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulut berlangsung di Aula Mapalus Kantor Gubernur, dihadiri Ketua TP-PKK Sulut Rita Dondokambey Tamuntuan.
Kepala DP3A Sulut dr Kartika Devi Tanos membeberkan, peringatan Hari Ibu untuk mengenang dan menghargai perjuangan perempuan Indonesia yang telah merebut dan mengisi kemerdekaan.
“Meningkatkan pemahaman bahwa peringatan hari Ibu di Indonesia berbeda dengan negara lain. Karena diisi dengan pergerakan perempuan Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa,” tuturnya.
Adapun tujuannya mewujudkan pembangunan berkesetaraan gender dengan membangun kesadaran dan atas keperntingan kerja nyata dari semua pihak untuk mendorong kemajuan perempuan Provinsi Sulawesi Utara.
“Memotivasi perempuan untuk menjadi motor penggerak pembangunan serta mampu menginspirasi perempuan-perempuan lainnya untuk terus mencintai diri dan mengembang daya cipta,” pungkasnya.
Ketua TP-PKK Sulut, Rita Dondokambey Tamuntua berharap perempuan Sulut ikut berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Saya berharap para ibu hebat ini bukan hanya menjadi mendamping suami atau ibu dari anak-anak, agar bisa juga berkontribusi bagi pembangunan daerah Sulawesi Utara,” ujar ibu Rita.(wal/*)
