April 20, 2026

Sekdaprov AGK : Sulut Waspadai Varian baru Covid 19 Omicron

0
90AB5F73-0123-4598-BBBD-6EAB3957E81C

KOORDINASI:Gamy Kawatu Pimpin Rakorev Program Kegiatan PD dan Unit Kerja Lingkup Pemprov Sulut.(foto:ssc)

SEPUTARSULUTNEWS,MANADO—Penanganan pandemi Covid-19, khususnya di wilayah Sulawesi Utara, terutama  munculnya varian baru Covid-19 B.1.1.529 atau Omicron di sejumlah negara patut diwaspadai.

Penegasan ini disampaikan Pj. Sekdaprov Sulawesi Utara Asiano Gamy Kawatu, saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Program/Kegiatan Perangkat Daerah dan Unit Kerja Lingkup Pemerintah Provinsi Sulut.

Rapat diawali dengan pembahasan yang berkaitan dengan anggaran Pemprov Sulut yaitu seputar optimalisasi pendapatan dan realisasi belanja daerah, penyerapan anggaran, serta pembiayaan daerah untuk Tahun Anggaran (T.A.) 2021.

Selanjutnya, Sekdaprov bersama para pejabat eselon II yang hadir membahas sejumlah hal terkait aset, bantuan hibah Pemprov Sulut, integrasi internet seluruh PD maupun unit kerja, agenda pelaksanaan Safari Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga ketersediaan kebutuhan bahan pokok masyarakat jelang Nataru.

“Ini perlu menjadi perhatian kita semua, agar nanti pada pertengahan Desember saat digelar rapat bersama Pak Wakil Gubernur setiap data, laporan, dan lain sebagainya, semuanya bisa kita jelaskan,” jelas Sekdaprov.

Sementara untuk program kegiatan di tahun depan, dibahas seputar skema RAPBD T.A. 2022 yang didalamnya berkaitan dengan rekrutmen THL, baik umum, guru maupun yang berkeahlian khusus.

Hal-hal lain yang kemudian didiskusikan yakni persiapan Sulut sebagai tuan rumah berbagai event bertaraf nasional maupun internasional, utamanya pelaksanaan KTT G-20 2022 yang rangkaian kegiatannya direncanakan mulai digelar di Bumi Nyiur mulai Maret hingga September 2022.

Untuk itu dirinya mengajak seluruh jajaran Pemprov Sulut untuk lebih berhati-hati terhadap aktivitas masuknya orang ke Sulawesi Utara khususnya jelang Nataru. Selain itu, ia meminta agar program vaksinasi harus terus digalakkan demi tercapainya target 85% realisasi vaksinasi masyarakat Sulut di akhir tahun oleh Gubernur Olly Dondokambey.

“Bertepatan dengan momen usia emas KORPRI, kiranya apa yang telah kita bahas pada rapat ini dapat menjadi perhatian kita bersama sebagai bentuk evaluasi dan pertanggungjawaban kita kepada pimpinan,” pungkasnya.(wal/*)

Tinggalkan Balasan