Dihadapan Masyarakat, Tetty-Eyang Transparan Soal Kelolah APBD Provinsi Ketika Terpilih
SUARASULUT.COM,MANADO — Tiga pasangan calon yang bertarung di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara 2020, pasti mempunyai program serta konsep kerja bagaimana akan mengelolah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi, ketika terpilih memimpin lima tahun kedepan. Tentunya hal tersebut wajib di sampaikan terlebih dahulu kepada masyarakat, agar transparansi serta bisa menarik simpati masyarakat, sebagai pemegang hak kedaulatan dalam menentukan pilihan pada 09 Desember nanti.
Namun, dari ketiga calon tersebut, dalam amatan media ini, hampir di seluruh titik kampanye sesuai dengan jadwal KPU, paslon nomor 1 yakni Christiany Eugenia Paruntu dan Sehan Salim Landjar (CEP-SSL) selalu memaparkan program dan bagaimana akan mereka kelola APBD berjumlah triliun itu, untuk kepentingan rakyat sulut. “Bedah dengan paslon lain. Bahkan hampir tak pernah kami dengar dalam orasi jika APBD Provinsi akan dikelolah seperti apa dan bagaimana hasilnya nanti,” kata Ruslan Panigoro, Ketua Forum Pemuda Bolaang Mongondow.
Tak bisa dipungkiri, inipun menjadi tanda tanya bagi dirinya. Diapun menilai, jika selama ini hanya anggaran dari pusat saja yang selalu digelentorkan untuk pembangunan sarana kesehatan, sarana pendidikan, serta infrastruktur lainnya. “Terus mau dibuat apa anggaran provinsi yang mencapai triliunan rupiah itu. Toh, selama ini juga kami jarang mendengar atau melihat transparasi publikasi terkait belanja yang bersumber dari anggaran provinsi,” ujar Warga Desa Tadoy itu.
Selain Ruslan, Calvin Roma, Perwakilan Generasi Muda Sangihe juga menanggapi hal itu. Menurut amatannya, jika ada calon yang menjual program, konsep, dan lainnya hingga menguraikan apa yang akan dilakukan untuk anggaran berjumlah triliunan itu, calon tersebut lah yang seharusnya dipilih oleh masayarakat. “Saya hanya melihat itu dipasangan CEP-SEHAN. Bupati Minsel dan Bupati Boltim yang lagi dalam cuti kampanye ini, selalu menguraikan apa yang akan dilakukan dengan anggaran tersebut. Singkat saja, anggaran 4.5 triliun yang sering disampaikan dalam orasi jika keduanya terpilih, akan dipusatkan pada 2.5 triliun belanja pegawai dan non pegawai serta lainnya, 1 triliun untuk infrastruktur dan 1 triliun lagi untuk kesejahteraan masyarakat dalam semua sektor selama lima tahun kepemimpinan mereka nantinya,” jelasnya. Sembari menambahkan, “Ingat, ini anggaran yang besar. Anggaran tersebut harus benar-benar menyentuh di kehidupan masyarakat Sulut,” tukasnya. (Sandy)
