April 18, 2026

Prediksi, Empat Cabup dan Cawabup Bakal Bertarung di Pilkada Minsel

0
IMG-20200723-WA0023

SUARASULUT.COM,MINSEL-Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tahun 2020 makin hangat. Empat kandidat calon diprediksi bertarung berebut kursi orang nomor satu di Minsel.Jago PDIP, Golkar dan poros ketiga serta independen bakal saling berhadapan.

Demikian disampaikan pengamat politik Minsel Dr Fanley Pangemanan. Dikatakan mantan Ketua KPU Minsel ini, pasangan cabup – cawabup itu tergambar dari figur yang muncul dan perolehan kursi masing-masing partai berdasarkan hasil Pemilu 2019.
Menurut Dia, ada dua kekuatan besar di DPRD Minsel yakni PDIP dan Golkar. Kedua partai ini masing-masing berhasil memperoleh 10 kursi di Pemilu 2019.

PDIP sudah memutuskan Wakil bupati (Wabup) Minsel yang juga Sekretaris DPD PDI-P Franky Donny Wongkar SH (FDW) sebagai calon bupati berpasangan dengan Wakil Ketua BPMS GMIM Pdt Petra Yani Rembang (PYR).

Sementara Golkar, lanjut Pangemanan, cabup adalah adik dari Bupati Minsel saat ini yang juga Ketua PMI Minsel sekaligus Ketua KPPRS GMIM yakni dr Michaela Elsiana Paruntu (MEP) berpasangan dengan Ventje Tuela (VT) yang merupakan mantan wakil bupati Minsel. Golkar dan PDIP.

Sedangkan untuk calon independen, untuk cabup adalah pengusaha yang saat ini merupakan salah satu manajer di perusahan terbesar Amerika yakni PT Freeport Indonesia yaitu Royke Sondakh SE (ROSO) berpasangan dengan mantan anggota DPRD Minsel yakni Ir Harits Andre Umboh (HARUM)
Selain itu, kata Pangemanan, akan munculnya poros ketiga untuk mengusung kandidat cagubnya. Saat ini muncul nama mantan bupati Minsel Drs Ramoy Markus Luntungan (RML) yang akan berpasangan dengan Anggota DPRD Sulut Stela M Runtuwene (SMART). Kemungkinan, RML dan SMART tidak terlalu sulit mendapatkan “perahu” dari partai poros tengah. Dia memprediksi, RML – SMART bisa mendaftar sebagai balon bupati ke KPU Minsel.

Menurutnya, RML dan SMART memiliki cukup banyak pilihan seperti meminta dukungan antara lain dari Nasdem, Demokrat maupun Perindo. Isu santer menyebut, RML digadang-gadang bakal berpasangan dengan SMART.

Secara politik, kata Dia, Nasdem, Demokrat dan Perindo tentu harus memikirkan dampak positif dan negatif, bukan hanya untuk kemenangan Pilbup Minsel 2020, melainkan pilkada selanjutnya.

“Saya pikir cukup banyak figur muncul. Tapi realitasnya nanti kemungkinan ada 4 pasang calon,” jelasnya.
Sejumlah politisi pun memprediksi muncul tiga poros di Pilbup Minsel, karena dua partai besar seperti Demokrat, Nasdem dan Perindo berpotensial membentuk poros ketiga. Wakil ketua Perindo Minsel Meyvo Rumengan mengaku, pertarungan politik antara cabup dan cawabup Minsel sudah jelas.

“Nasdem, Demokrat dan Perindo potensial berkoalisi mengusung calon. Tapi, kondisi ini pun masih berjalan. Artinya, dinamika politik dapat terjadi menjelang pendaftaran pasangan calon,” katanya, sembari mengaku kalau beberapa waktu lalu ketiga partai tersebut sudah melakukan pertemuan untuk mengusung calon dari poros tengah.

“Tunggu saja kejutannyanya,” katanya, sembari mengaku kalau Perindo Minsel saat ini tinggal tunggu dari Partai Nasdem.

“Kami Perindo siap, kami sudah ada RML, tapi itu tergantung Partai Nasdem,” tutupnya.(yan)

Tinggalkan Balasan