Mei 3, 2026

Pilgub Sulut 2020, CEP-SL Sah Berpasangan

0
IMG-20200714-WA0044

SUARASULUT.COM,BOLTIM-Tahun 2020 ini ada 7 Kabupaten/Kota termasuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah. Tahun politik, tidak heran hampir semua sudut di daerah Nyiur Melambai membicarakan siapa figur—figur yang akan bertarung pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulut maupun Pemilihan Walikota/Wakil Walikota dan Bupati/Wakil Bupati.

Khusus di Sulut, sederat nama disebut-sebut bakal ikut bursa. Semakin dekat perhelatan politik itu, maka semakin intens pula komunikasi politik antar kader-kader terbaik Bumi Nyiur Melambai.

Terbaru, terjadi pertemuan dua tokoh yang disebut-sebut bakal maju di Pilgub Sulut. Adalah Bupati Minahasa Selatan Christiany Euginia Paruntu (CEP) dan Bupati Bolaang mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar (SL) pada Senin (13/7/2020) tadi malam bertemu di Jakarta, sharing dan tukar pikiran. Pertemuan keduanya langsung mendapat respon positif, apalagi foto-foto sudah beredar luas di media sosial.

Pastinya apa yang dibicarakan keduanya menjadi tanda tanya besar bagi warga Sulut. Berbagai spekulasi pun bermunculan, karena semakin dekatnya perhelatan Pilkada Serentak. Yang pasti salah satu yang dibicarakan soal pemerintahan dan kontestasi Pilgub Sulut. Apalagi, baik CEP maupun SL memang sudah tak bisa lagi mencalonkan diri di daerah masing-masing karena sudah menjabat dua periode. Loncatan ke level lebih atas jadi alternatif.

Dalam pertemuan itu, keduanya pun sempat memberi simbol “C”. Simbol “C” memang kerap digunakan keduanya. Sehan menggunakan simbol “C” menggambarkan slogannya CEP.
“Tak hanya simbol “C”, keduanya juga terlihat memberi simbol “S”. Salam ini juga kerap digunakan SL di Boltim sebagai simbol kerukunan.

Ini adalah isyarat keduanya akan berpasangan di Pilgub Sulut, sebab koalisi bisa saja terjadi. Apalagi CEP merupakan Ketua DPD I PG Sulut, sedangkan SL merupakan ketua DPW PAN Sulut.

Diketahui, perolehan kursi di DPRD Provinsi Sulut menjadi syarat utama mencalonkan kandidat di Pilgub Sulut. Partai Golkar hanya mengantongi kursi 7 kursi, sehingga kalau mencalonkan kadernya harus berkoalisi dengan partai lain. Sementara Partai PAN hanya 2 kursi, sehingga jika CEP ingin maju harus koalisi dengan PAN agar bisa mencalonkan diri di Pilgub nanti. Apakah keduanya akan berpasangan di Pilgub Sulut. Nanti akan terjawab dalam beberapa hari kedepan.

Untuk diketehui dalam caption foto, GSVL menyebut ini merupakan pertemuan antara dua sahabat seperjuangan.

“Iya saya bertemu dengan Ibu Bupati Minsel. Kami kawan seperjuangan dalam APKASI. Kita berbincang bagaimana kondisi dan pembangunan baik di Boltim maupun Kabupaten Minsel,” kata Landjar.

Dia sendiri tak menampik ada pembicaraan seputar politik, namun katanya itu biasa dilakukan sesama politisi.

“Saya dan ibu bupati berdialog bebas, karena sama-sama kepala daerah dua periode. Kita tadi juga sempat diskusi ringan soal situasi politik di Sulut, itu biasa dibicarakan sesama politisi. Apalagi tahun 2020 akan dilaksanakan Pilkada baik itu Pilgub, Pilbup maupun Pilwako. Kita punya visi yang sama membangun Sulut. Solid dan bersatu, untuk berjuang bagi kesejahteraan rakyat,” tutupnya.(yudi)

Tinggalkan Balasan